ragam

Panduan Sholat Idul Adha: Tata Cara, Niat, hingga Sunnah yang Perlu Diketahui

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:00 WIB
Simak tata cara sholat Idul Adha lengkap, mulai dari niat, jumlah takbir, bacaan, hingga sunnah sebelum dan sesudah sholat. (Freepik)

Latin:
Usholli rak'ataini sunnatan ai'idil Adha ma'muman lillahi ta'ala.

Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta'ala.”

Niat sebagai imam:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــالَى

Latin:
Usholli rak'ataini sunnatan ai'idil Adha imaman lillahi ta'ala.

Artinya:
“Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta'ala.”

Baca Juga: Pasar Kosambi, Pusat Oleh-oleh Tradisional Khas Bandung Sejak Ratusan Tahun Lalu

2. Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah

Usai membaca niat, jamaah melakukan takbiratul ihram dengan mengucapkan:

اللَّهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu Akbar
Artinya: Allah Mahabesar.

Setelah itu, sholat dilanjutkan dengan membaca doa iftitah. Ada beberapa versi doa iftitah yang umum diamalkan umat Islam, sehingga jamaah dapat memilih salah satu yang paling dikuasai.

Baca Juga: Pasar Kosambi, Pusat Oleh-oleh Tradisional Khas Bandung Sejak Ratusan Tahun Lalu

3. Takbir Tambahan di Rakaat Pertama

Pada rakaat pertama, jamaah dianjurkan melakukan tujuh kali takbir tambahan setelah takbiratul ihram. Di sela-sela takbir, umat Islam dapat membaca dzikir pendek:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin:
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar.

Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar.”

Halaman:

Tags

Terkini