Ia juga mengatakan bahwa peningkatan nilai transaksi belanja produk dalam negeri ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia di 2023 yang juga ikut tumbuh.
"Seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023, saya yakin realisasi belanja produk dalam negeri tahun 2023 akan melampaui realisasi tahun ini,” ungkap Rabin.
Dalam laporannya, Loto menyampaikan bahwa PaDi UMKM Hybrid Expo 2023 merupakan penyelenggaraan kali keempat. Dan kektika masa pandemi tahun 2021, PaDi UMKM tetap dilaksanakan secara virtual.
Tercatat adanya peningkatan UMKM yang bergabung dalam acara PaDi UMKM Expo, Loto menuturkan, saat batch 1 ada 244 UMKM dan semuanya ikut serta secara daring, batch 2 partisipan meningkat menjadi 295 UMKM juga secara daring, kemudian batch 3 meningkat lagi menjadi 412 UMKM di mana 40 UMKM ikut secara luring di Sarinah.
Kali ini, partisipan menjadi 597 UMKM dengan 201 UMKM ikut secara luring di Sarinah.
Menurutnya, tidak hanya jumlah peserta UMKM yang meningkat setiap batch-nya tettapi juga jumlah transaksi dan juga omzet ikut meningkat.
“Sisi omzet batch 1 tercatat 1.144 transaksi dengan volume Rp1,6 Miliar. Lalu batch 2 sebanyak 2.442 transaksi dengan omzet sebesar Rp12,5 M dan batch 3 sebanyak 4.774 transaksi dengan omzet sebesar Rp15,8 M," ujar Loto.
Baca Juga: Promosikan ESG dan Ekowisata, Bank Mandiri Kembali Gelar Mandiri Jogja Marathon 2023
PaDi UMKM Hybrid Expo 2023 merupakan salah satu contoh bentuk konkret concern BUMN terhadap tumbuh kembangnya UMKM di Indonesia.
Kegiatan ini selaras dengan tema 25 tahun Kementerian BUMN, yaitu Menggerakkan Indonesia Maju.***
Artikel Terkait
Kelompok UMKM Wanita Binaan Pertamina Sukses Olah Sampah Plastik Jadi Produk Tenun
tSurvey.id Kini Hadirkan Layanan Terbaru Khusus Segmen UMKM
Lewat Pameran PaDI UMKM Expo 2023, PT Pupuk Indonesia Beri Dukungan untuk UMKM
Tingkatkan Daya Saing, Rumah BUMN Pertamina Gelar Pelatihan UMKM Naik Kelas
Upaya Tingkatkan Daya Saing, Rumah BUMN Pertamina Adakan Pelatihan UMKM Naik Kelas