Baca Juga: Persiapan Jelang Idul Adha, Simak Tips Mengolah Daging Kambing Agar Tak Bau Prengus
Manfaat yang dapat diperoleh dari Ekoriparian ini sangat beragam, di antaranya, terbentuknya kelembagaan untuk dapat mengelola fasilitas yang terbangun secara mandiri dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Selain itu, fasilitas ini akan menjadi tempat wisata edukasi, sebagai sarana olahraga dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat Riau.
"Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sangat mengapresiasi langkah kolaboratif PHR pada proyek Ekoriparian," ungkap Sigit Reliantoro.
"Langkah positif ini merupakan hasil dari upaya bersama untuk menurunkan beban pencemaran dari limbah domestik, meningkatkan mutu air dan menjadikan Ekoriparian sebagai pusat edukasi dan konservasi lingkungan," imbuhnya.
Junaidi selaki Rektor UNILAK menyebut bantuan dari PHR dan KLK sangat bermanfaat.
“Berkat dukungan PHR dan KLHK melalui pembangunan Ekoriparian menjadikan UNILAK sebagai role model pengelolaan kampus hijau di Riau,” kata Junaidi.
Rencanaya program pengembangan Ekoriparian tidak hanya berhenti di UNILAK saja.
Ke depannya PHR akan mengembangkan Ekoriparian di Universitas Isalm Riau (UMRI).
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PHR dengan Rektor UMRI pada tanggal 8 Juni 2023.
Artikel Terkait
Buatan Dalam Negeri, Pesawat N219 Tambah Jam Terbang dengan Jelajahi Kepulauan Riau
Pemerintah Bagi-bagi Dana Rp7 Juta untuk Masyarakat yang Mau Konversi Motor BBM Jadi Motor Listrik
Dirut PLN Resmi Terpilih Jadi Pemimpin Terpopuler di Media Online 2023 Versi Humas Indonesia