Kabar BUMN - Komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam mengakselerasi transformasi digital yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja, layanan konsumen, dan efisiensi operasional terus diterapkan.
ASDP mengambil langkah tersebut sebagai upaya konkret dalam membangun sistem kinerja dan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menjelaskan bahwa transformasi digital saat ini menjadi jembatan penting bagi perusahaan.
“ASDP terus memastikan agar kualitas bisnis dan operasional terus meningkat tentunya dengan adanya transformasi digital di seluruh aktivitas, mulai dari aspek komersial, operasional, keuangan, hingga pengelolaan sumber daya manusia,” ujarnya.
Baca Juga: Pilih Kemeja Batik Pria, Sesuaikan Warna dan Motif Batik Dengan Kegiatan
Ia menjelaskan pentingnya digitalisasi dalam mendukung rencana usaha perusahaan sejalan dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Tahun 2020-2024, yang mencakup Pilar Transformasi Digital serta berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo pada 6 Maret 2017 silam.
Adapun arahannya yaitu meminta dilakukan langkah-langkah perbaikan secara sistemik dan menyeluruh terhadap penyeberangan di Bakauheni, Lampung, dan Merak, Banten, termasuk waktu tunggu sandar, sarana dan prasarana pendukung, serta aksesibilitas ke pelabuhan.
“Sejak tahun 2017, ASDP telah memulai proses digitalisasi dan melaksanakan transformasi digital secara bertahap. Hal ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan layanan dan kualitas layanan ASDP, sehingga pengguna jasa dapat merasakan pengalaman transaksi yang modern, mudah, cepat, dan aman,” kata Shelvy.
Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Sosialisasikan 'Transformasi Pelabuhan Tanjung Wangi' ke Pengguna Jasa
Shelvy kemudian menyampaikan salah satu bentuk transformasi digital yang sedang dititikberatkan, dan itu adalah bidang SDM atau human resources (HR).
“ASDP telah melakukan transformasi fungsi support SDM menjadi business partner (shared service center) dengan memanfaatkan peran penting teknologi dalam mencapai pengelolaan karyawan yang efektif agar perjalanan karyawan meningkat. Fokus ini dikenal sebagai HR Breakthrough Project dengan tagline 'Let Focus on Employee Journey, Not Administrative Task',” ungkap Shelvy.
Beberapa program digitalisasi, seperti e-procurement dan electronic-office telah dicanangkan sejak tahun 2017. Selain itu, digitalisasi penjualan tiket juga dimulai pada momen Lebaran 2017 di mana tiket penyeberangan sudah dapat dipesan secara online, menggantikan sistem pembelian tunai di loket pelabuhan yang sering menyebabkan antrean panjang pada momen tertentu seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.
Baca Juga: Tayang 31 Agustus 2023 di Netflix, Yuk Kenalan Dulu dengan Para Pemeran Serial One Piece Live Action
Pada tahun 2019 dilakukan juga digitalisasi pengelolaan BBM melalui Integrated Bunker System. Hal ini berhasil meningkatkan efisiensi belanja BBM hingga 30 persen, setara dengan Rp120 miliar per tahun.
Sejak Mei 2020, digitalisasi pembelian tiket penyeberangan memasuki era baru dengan diluncurkannya Ferizy yang dapat diakses melalui website dan aplikasi. Pembayaran tiket juga dapat dilakukan melalui transfer, e-wallet, dan gerai ritel.
Artikel Terkait
Hijaukan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon
ASDP Terus Tingkatkan Layanan Pembayaran Tiket Non-Tunai di 3 Pelabuhan Ternate
Aturan Bebas Masker Diterbitkan, ASDP Imbau Masyarakat tetap Jaga Kesehatan saat Naik Kapal Ferry
Loker BUMN PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Buka 2 Posisi, Lamaran Ditutup 17 Juni 2023 Segera Daftarkan Diri
Cetak Labar Terbesar Sepanjang Sejarah, ASDP Sukses Bukukan Laba Rp 585 Miliar di Tahun 2022