"Demi mencapai target dan mimpi untuk menjadi Jembrana Emas, penting untuk membangun infrastruktur dan mendukung perekonomian warga sekitar.
"Dengan demikian, perkembangan ASDP ke arah yang lebih baik akan turut memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah," ujarnya.
Dermaga Ponton Pelabuhan Gilimanuk yang semula hanya dapat melayani kapal hingga 2.000 GRT, akan bertransformasi menjadi Dermaga MB yang memiliki kapasitas 4.000 GRT.
Panjang dermaga juga akan ditambahkan dari 24 meter menjadi 75 meter dan trestle dari 25 meter menjadi 75 meter dengan fasilitas yang mencakup 3 unit Mooring Dolphin dan 5 unit bolder.
Ira menambahkan, peningkatan infrastruktur dermaga ini akan mampu mendukung pertumbuhan sektor perhubungan dan ekonomi di wilayah tersebut.
Dan akhirnya, konektivitas antarwilayah akan turut memperlancar sektor perdagangan dan pariwisata di daerah tersebut.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pelabuhan nasional.
Dengan adanya peningkatan kapasitas, pelabuhan Gilimanuk akan semakin siap dalam mendukung pariwisata daerah dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan stakeholder terkait.***
Artikel Terkait
Aturan Bebas Masker Diterbitkan, ASDP Imbau Masyarakat tetap Jaga Kesehatan saat Naik Kapal Ferry
Loker BUMN PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Buka 2 Posisi, Lamaran Ditutup 17 Juni 2023 Segera Daftarkan Diri
Cetak Labar Terbesar Sepanjang Sejarah, ASDP Sukses Bukukan Laba Rp 585 Miliar di Tahun 2022
Penting Bagi Perusahaan, ASDP Terus Tingkatkan Layanan Prima Pengguna Jasa di Bidang Transformasi Digital
Dukung Perhelatan Kejuaraan Dunia MXGP 2023, ASDP Siap Layarkan 27 Unit Kapal di Lintas Kayangan-Poto Tano