Ground Breaking SPAM Malang, Langkah Jasa Tirta I Penuhi Kebutuhan Air Masyarakat

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 26 Juni 2023 | 20:45 WIB
26 Juni 2023 menjadi hari yang bersejarah bagi Jasa Tirta I karena hari ini dilakukan ground breaking pembangunan SPAM Malang. (Dok.Jasa Tirta I)
26 Juni 2023 menjadi hari yang bersejarah bagi Jasa Tirta I karena hari ini dilakukan ground breaking pembangunan SPAM Malang. (Dok.Jasa Tirta I)

Kabar BUMN - Pada 26 Juni 2023, Jasa Tirta I melakukan ground breaking pembangunan SPAM Malang. Ini menjadi hari yang bersejarah bagi Jasa Tirta I.

Kegiatan peletakan batu pertama pekerjaan terintegrasi pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Bango 200 lps Malang ini dihadiri oleh Walikota Malang, Sutiaji dan Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Bapak M. Nor Muhlas sertaseluruh stakeholder terkait.

Kerjasama ini dilatarbelakangi keterbatasan Perumda Tugu Tirta dalam hal melayani air minum dari aspek ketersediaan air baku yang berada diluar administratif Kota Malang sehingga Perumda Tugu Tirta tidak memiliki kewenangan penuh dalam menggunakan sumber air secara maksimal untuk melayani kebutuhan air minum penduduk Kota Malang.

Baca Juga: Selama Long Weekend Idul Adha, KAI Pantau Tiket KA Jarak Jauh Telah Terjual Sebanyak 556.778 Tiket

Hasil identifikasi yang telah dilakukan sebagai alternatif penyediaan air minum pilihan yang tepat untuk menggantikan sumber air sebagai air baku yang selama ini digunakan oleh Perumda Tugu Tirta ialah air permukaan.

Pengolahan air permukaan menjadi air minum merupakan salah satu program sumber air baku mandiri yang bisa mengendalikan pengembangan pelayanan air minum Kota Malang dalam jangka menengah.

Terkait dengan hal tersebut, PJT I sebagai BUMN penyelenggara SPAM mendukung program Pemerintah Kota Malang dalam upaya penyediaan air bersih yang bersumber air permukaan Kota Malang dengan memanfaatkan air baku Sungai Bango sebesar 500 lps yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan dengan tahapan awal sebesar 200 lps pada tahun 2023.

Baca Juga: Meskipun Sudah Agak Membaur, Perkampungan-perkampungan Betawi Ini Masih Bertahan Sampai Sekarang

Walikota Malang menyampaikan bahwa gagasan pengelolaan air permukaan sudah ada sejak 2010 dan terealisasi ground breaking pada 26 Juni 2023. Menurutnya, berbagai isu global dunia, dinamika kebutuhan air yang semakin besar mengharuskan kita antisipatif untuk mengatasinya.

Dukungan akademisi Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, yang merupakan Guru Besar Teknik Pengairan Universitas Brawijaya memberikan berbagai masukan kebijakan tepat yang harus dilaksanakan terkait pengembangan SPAM.

Ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Malang atas pendampingan selama pelaksanaan pekerjaan serta Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang mendukung kelancaran prosesn perizinan. Harapannya Malang dapat mandiri dalam pengelolaan air minum.

Baca Juga: Pertahankan Fungsi Optimum Bendungan, PJT I Lakukan Flushing Bendungan Sengguruh

Kebutuhan air semakin besar dan jumlah air tanah semakin berkurang sehingga air permukaan menjadi solusinya. Harapannya proyek dapat segera terealisasi sesuai jadwal dan masyarakat dapat segera menikmati akses air yang aman tanpa terkendala.

"Niatkan ini semua sebagai usaha untuk melayani agar menjadi keberkahan bagi kita semua," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini