"Kami bersyukur tingkat hunian di kawasan The Nusa Dua pada Mei 2023 tetap stabil serta mencapai angka yang diharapkan dengan menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujarnya.
Pada periode 1- 25 Juni 2023, The Nusa Dua telah mencatat angka okupansi harian 77,28 persen.
Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor di antaranya, beberapa kegiatan Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE) dan event music yang telah sukses digelar di kawasan The Nusa Dua.
"Peningkatan okupansi bulan ini tentunya dipengaruhi oleh penyelenggaraan BBTF ke-9 yang kembali diselenggarakan di The Nusa Dua serta event Dream Machine," tutur Ngurah Ardita.
"Seluruh pengunjungnya kurang lebih 2.500 orang menginap di hampir seluruh hotel kawasan The Nusa Dua."
"Kami yakin tingkat kunjungan ke The Nusa Dua juga akan meningkat selama libur sekolah dan Idul Adha akhir bulan Juni ini, yang kami prediksi mencapai 78 persen," imbuhnya.
Target ini berkaca dari tingkat okupansi dari libur panjang pada periode Lebaran 2023, dimana tingkat okupansi periode tanggal 19 – 25 April 2023 mencapai 78,37 persen.
Angka ini meningkat 13,58 persen dibandingkan dengan tingkat okupansi pada libur Lebaran 2022 sebesar 69 persen.
"Dengan meningkatnya kegiatan pariwisata khususnya di kawasan yang kami kelola, kami berharap akan memberikan dampak positif terhadap tingkat kunjungan ke The Nusa Dua hingga akhir tahun 2023 mendatang," pungkasnya.
Artikel Terkait
BULOG Motori Gerakan Pangan Murah di Lebih Dari 300 Titik Seluruh Indonesia
Catat Jam dan Lokasinya, Berikut Jadwal Samsat Keliling di Jakarta Pusat per Juni 2023
Gandeng PPN dan Electrum, Pertamina NRE Resmi Jalin Kerja Sama Kembangkan Battery Pack Motor Listrik