Kabar BUMN - PT PLN (Persero) siap memasok listrik andal untuk seluruh kebutuhan operasional Pertamina EP Papua site Klamono di Sorong dengan kapasitas 2,075 megavolt ampere (MVA).
Kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PLN dan Pertamina EP tentang tambahan layanan fasilitas ekstra yang dilaksanakan pada 22 Juni 2023 lalu.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mendukung sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pemenuhan kebutuhan listrik operasional perusahaan. Ia memastikan PLN siap memberikan layanan andal dan ekstra demi mendukung operasional bisnis Pertamina EP.
"Ini merupakan simbiosis mutualisme antar BUMN. Untuk itu, kami siap beri pelayanan andal dan juga ekstra pada Pertamina EP demi mendukung operasional perusahaan," ujar Darmawan.
Menurut General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono, layanan ekstra itu berupa pemberian pasokan listrik berlapis menggunakan Diesel Rotary Uninterruptable Power Supply (DRUPS) dengan mutu dan keandalannya terjamin tanpa padam. Dalam hal ini, PLN menggandeng cucu usahanya, Cogindo Daya Bersama sebagai penyedia DRUPS.
"Demi menunjang keandalan pasokan listrik pada Pertamina EP Papua, PLN memberikan fasilitas ekstra berupa pasokan listrik berlapis menggunakan DRUPS, kami menjamin pasokan listrik aman dan tanpa kedip meski ada gangguan sekali pun,” kata Budiono.
Ia menambahkan, saat ini kualitas listrik PLN di Sistem Sorong, Papua Barat Daya sangat mumpuni dengan daya mampu 65 megawatt (MW) dan beban puncaknya sebesar 40 MW.
Ia juga optimistis dengan adanya kerja sama ini akan mendorong Pertamina EP Papua lebih fokus dalam menjalankan proses bisnisnya, dan mampu menekan biaya serta mengefisiensi operasional perusahaan.
General Manager Pertamina EP Zona 14, Zulfikar Akbar menyampaikan bahwa pihaknya memercayakan kebutuhan listriknya pada PLN dalam hal ini Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat.
Baca Juga: Lampaui Target, PT PAL Raih Skor 84,54 dalam Asesmen GCG Tahun Buku 2022
Dengan layanan ekstra yang diberikan, Zulfikar berharap Pertamina EP Papua semakin efisien dan ekonomis dari sisi operasionalnya. Apalagi, sinergi antara PLN dan Pertamina EP sudah beberapa kali dilakukan sebelumnya.
"Karena kami sudah menerapkan ini di Tabalong atau di Pertamina EP Tanjung sekitar 10 MW. Kami percaya PLN sanggup dan kompeten, mudah-mudahan, dengan kerja sama yang dilengkapi layanan fasilitas ekstra ini, dapat membuat Pertamina EP Papua lebih efisien dan ekonomis dari sisi operasionalnya,” ungkap Zulfikar.
Artikel Terkait
Sinergi BUMN, Jasa Tirta I dan PLN Sebar 100.000 Benih Ikan Nila dan Patin di Waduk Wonogiri
Didukung JETP, PLN Siap Akselerasi 552 Proyek Hijau hingga 2030
Tarif Listrik Triwulan III Tetap, PLN Pastikan Listrik Andal untuk Dorong Perekonomian
Persiapkan SDM yang Kompeten Mendukung Transisi Energi, PLN Bangun Kampus Terpadu IT PLN di Sawangan Depok
Kabar Baik untuk Pengguna Kendaraan Listrik, PLN Siap Perbanyak SPKLU dan SPBKLU