Menurutnya, Pertamina juga melibatkan masyarakat dengan mengembangkan Desa Mandiri Energi di 47 Desa di Indonesia.
“Kita tidak bisa melakukannya sendiri. Oleh karena itu, kami membuka diri untuk kolaborasi global bersama seluruh peneliti, penemu dan para ahli dari universitas dan akademisi, perusahaan, kementerian hingga masyarakat melalui UMKM,” tandas Nicke.
Pertamina berharap kerja sama tersebut memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Dengan meningkatnya permintaan terhadap produk-produk budaya lokal, UMKM akan mengalami peningkatan penjualan dan pendapatan.
Pertamina juga meyakini kolaborasi ini mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor pariwisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***
Artikel Terkait
Penguatan Industri Petrokimia Domestik, Pertamina Resmikan Pengapalan Perdana dan Suplai Produk Orthoxylene
Kinerja HSSE Gemilang, Pertamina Drilling Raih Penghargaan dari International Association of Drilling Contract
Hari Raya Idul Adha, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Pasokan BBM dan LPG Terkendali
Perkuat ESG, Pertamina Luncurkan Kurikulum Pelatihan Inovasi Untuk Kembangkan Pekerja
Kolaborasi BUMN, PLN Siap Pasok Kebutuhan Listrik Pertamina EP Papua