Mengenang Jejak Sejarah Perkeretaapian di Museum Kereta Api

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 13 Juli 2023 | 19:00 WIB
Jejak sejarah perkeretaapian di museum Kereta Api. (Dok.PT Kereta Api Indonesia (Persero))
Jejak sejarah perkeretaapian di museum Kereta Api. (Dok.PT Kereta Api Indonesia (Persero))

Nama lawang sewu merupakan julukan dalam Bahasa jawa yang berarti Pintu Seribu sebagai penggambaran karena memiliki jumlah pintu sangat banyak, meski jumlahnya tidak sampai seribu.

Saat ini Gedung Lawang Sewu dimanfaatkan sebagai museum yang menyajikan beragam koleksi dari sejarah perkeretaapian di Indonesia. Koleksi yang dipamerkan antara seperti koleksi Alkmaar, mesin Edmonson, Mesin Hitung, Mesin Tik, Replika Lokomotif Uap, Surat Berharga, dan lain-lain.

Lawang Sewu menyajikan proses pemugaran gedung Lawang Sewu yang terdiri dari foto, video, dan material restorasi. Mendekati pintu keluar, terdapat perpustakaan berisikan buku-buku tentang kereta api.

Baca Juga: Jangan Malas Buat Jaga Kebugaran Tubuh, Coba 5 Olahraga Ini di Pagi Hari

Ya, Gedung Lawang Sewu juga dapat disewa untuk kegiatan Pameran, Ruang Pertemuan, Pemotretan, Shooting, Pesta Pernikahan, Festival, Bazar, Pentas Seni, Workshop, dan kegiatan lainnya.

 

"Jika masyarakat memiliki ketertarikan terhadap kereta api dan ingin mengetahui lebih dalam tentang sejarah perkeretaapian di Indonesia, kunjungilah beberapa museum ini. Pengunjung juga akan merasakan bagaimana kereta api telah memainkan peran penting dalam perjalanan sejarah dan mobilitas di Indonesia," tutup Joni.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini