Dwi menambahkan, Seksi 5 SS Temanggung-SS Ambarawa sepanjang 21,4 Km akan menjadi seksi terakhir yang menjadi prioritas konstruksi dan akan melengkapi pengoperasian Jalan Tol Yogyakarta-Bawen secara penuh.
Baca Juga: Jasa Marga Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Korban Bencana Gempa Bumi Yogyakarta
Hal ini menyesuaikan rencana alokasi dana pembebasan lahan dari Pemerintah serta menimbang kondisi geografis yang berupa perbukitan sehingga PT JJB akan melakukan pembangunan tunnel/terowongan sepanjang 500 meter di seksi ini.
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen tergabung dalam Proyek Strategis Nasional untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan infrastruktur.
Jika sudah beroperasi penuh, perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta atau sebaliknya akan menjadi lebih cepat, dari sebelumnya memakan waktu sekitar 3 jam menjadi hanya 1,5 jam.
Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat melancarkan distribusi barang dan jasa, pengembangan industri dan pariwisata serta meningkatkan konektivitas khususnya di sisi selatan Pulau Jawa.***
Artikel Terkait
Tak Hanya di Pulau Jawa Saja, Jasa Marga Ungkap Kenaikan Volume Kendaraan di Sejumlah Ruas Tol Indonesia
H+1 s.d H+3 Idul Adha 2023, Jasa Marga Catat 593 Ribu Kendaraan Masuk ke Jabotabek, Naik 34,94 Persen
Jasa Marga Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Korban Bencana Gempa Bumi Yogyakarta
Tingkatkan Implementasi Tata Nilai AKHLAK, Jasa Marga Gelar Rangkaian Acara AKHLAK Festival 2023
Jasa Marga Raih Empat Penghargaan di Ajang Human Capital on Resilience Excellence Award 2023