Kabar BUMN - Pada semester satu tahun 2023 ini, realisasi penjualan listrik PT PLN (Persero) mencapai 137,12 Terawatt hour (TWh).
Sektor bisnis menjadi salah satu penopang pertumbuhan konsumsi listrik PLN dengan realisasi pertumbuhan hingga 13,07% dibandingkan periode yang sama tahun 2022.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa salah satu kontributor pertumbuhan penjualan listrik di semester satu pada tahun ini adalah sektor bisnis.
Baca Juga: Magang di BUMN: Krakatau Steel Buka Lowongan Magang Bagi Mahasiswa DKV, Deadline 28 Juli 2023
Menurutnya, berkembangnya dunia digital di Indonesia menjadi pendorong pertumbuhan konsumsi listrik khususnya di sektor data center. Sektor pariwisata juga menjadi salah satu sektor yang bertumbuh tercermin dari pertumbuhan konsumsi di sektor perhotelan dan mall.
"Perseroan berhasil meningkatkan penjualan listrik berkat berbagai program dan produk andalan yang cukup sukses di lapangan. Sehingga, dengan tren baik ini, kami optimistis akhir tahun nanti penjualan listrik PLN bisa melampaui RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan)," ucap Darmawan.
Berbagai produk andalan PLN, seperti "Memberi Terang Membangun Negeri", "Terangi Ramadhan" dan "Promo Harbelnas" terbukti mampu memicu peningkatan penjualan listrik untuk pelanggan di sektor bisnis dan rumah tangga.
Baca Juga: Masalah yang Sering Dihadapi First Jobber dan Cara Mengatasinya
Oleh karena itu, penjualan listrik PLN untuk sektor bisnis mencapai 25,481 TWh atau naik 13,07% Year on Year (YoY) dari Juni 2022.
"Peningkatan konsumsi listrik untuk sektor bisnis adalah kabar gembira untuk kita semua, bukan cuma untuk PLN. Karena ini berarti perekonomian masyarakat kita terus tumbuh," tambahnya.
Selain sektor bisnis, penjualan listrik untuk sektor rumah tangga sampai dengan Juni 2023 juga mencapai 58,69 TWh atau naik 3,2% YoY tahun sebelumnya.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Revenant Full Episode, Kim Tae Ri Kerasukan Roh Jahat
Pemulihan ekonomi dan meningkatnya aktivitas masyarakat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan konsumsi listrik di sektor rumah tangga.
"Saat ini arah electrifying lifestyle semakin berkembang dan diadaptasi baik oleh masyarakat. Kecanggihan teknologi mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi listrik yang lebih besar saat ini," tambah Darmawan.
Artikel Terkait
Melalui PMN, 51 Desa Wilayah 3T di Sulawesi Kini Bisa Nikmati Listrik dari PLN
United Tractors Pekanbaru Gunakan Energi Bersih dari REC PLN
PLN Icon Plus Dukung Penyelenggaraan GCG yang Lebih Baik
Perkuat Sistem Kelistrikan, PLN Batam Manfaatkan Gas Buang PLTG Tanjung Ucang Jadi Pembangkit Energi Bersih
Pertanian Modern Berbasis Listrik Kian Berkembang, Program Electrifying Agriculture PLN Tumbuh 22,28 Persen