Kabar BUMN - Kemarin (27/7/2023), Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan langsung ke pabrik peluru PT PINDAD yang berlokasi di Turen, Malang, Jawa Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden mengungkapkan ingin memindahkan pabrik PT PINDAD dan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) ke Subang, Jawa Barat.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan kepada awak media tentang alasan mengapa Presiden dan Kementerian BUMN ingin memindahkan PT PINDAD dan PT DI ke Subang.
Erick menerangkan, butuh waktu 3 sampai 4 tahun agar kedua anggota holding BUMN Industri Pertahanan (DEFEND ID) tersebut dipindahkan.
Ke depannya, Subang akan menjadi salah satu pusat industri, seiring adanya Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, dan beberapa jalan tol.
"Lalu gimana idenya? Ya bagaimana kawasan tadi industri ini diisi oleh industri pertahanan, karena DAHANA pun sudah di Subang. Nah jadi kita bangun yang namanya Pindad maupun PT DI di sana," ungkap Erick.
Baca Juga: Gelar Bio Agent di Kawasan Desa Cipada, Wujud Kegiatan Peduli Lingkungan Menyeluruh Biofarma Group
Secara terpisah, Direktur Utama PT DAHANA Wildan Widarman menyambut positif rencana perpindahan PINDAD dan PT DI ke Subang.
Ia menuturkan, kawasan Subang sangat strategis, mengingat rencana besar pemerintah menjadikan kawasan Rebana (Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, Kuningan, serta Kota Cirebon) sebagai pusat industri dan sumber pertumbuhan perekonomian baru.
“DAHANA sendiri mulai mengalami perkembangan pesat setelah perpindahannya dari Tasikmalaya ke Subang pada 2012 lalu. Memiliki lahan yang cukup luas eks PTPN VIII, kami dapat membangun fasilitas produksi baru di Subang ini,” terang Wildan.
Sebelum pindah ke Subang, DAHANA menempati lahan milik TNI Angkatan Udara yang bersebelahan dengan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya.
Sebagai upaya pengembangan bisnis perusahaan, DAHANA memerlukan lahan yang lebih luas untuk membangun fasilitas produksi dan pendukung yang baru.
Artikel Terkait
DAHANA Kolaborasi Dengan PNM, Dukung Program Klasterisasi Sektoral
Terus Bersinergi, DAHANA Lanjutkan Kinerja Apik Peledakan di Penambangan Bukit Asam Tanjung Enim
Menilik Jejak Dahana di Tol Cisadawu yang Baru Saja di Resmikan Presiden Jokowi
Inovasi Hijau, DAHANA Manfaatkan Oli Bekas untuk Produksi Bahan Peledak
IPA CONVEX 2023, Dahana Tawarkan Layanan Integrated Explosives untuk Sektor Migas