Mengenal Lebih Dekat Industri Pertahanan DAHANA di Subang

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 26 Juli 2023 | 17:30 WIB
Kawasan Energetic Material Center Dahana di Subang Jawa Barat. (DOK.DAHANA)
Kawasan Energetic Material Center Dahana di Subang Jawa Barat. (DOK.DAHANA)

“Di Subang, kami membangun Energetic Material Center sebagai Kawasan terintegrasi yang terdiri dari pusat penelitian, pengembangan dan produksi bahan berenergi tinggi yang terlengkap di Asia Tenggara. Bahkan Kantor Manajemen Pusat (KAMPUS) DAHANA mengusung konsep green building sesuai dengan standar GBCI,” papar Wildan.

Baca Juga: Asian Excellence Award 2023, Pertamina Sukses Borong Enam Penghargaan

Pembangunan EMC sendiri merupakan hasil kolaborasi BUMN dengan lead PT PP (Persero) sebagai kontraktor yang ditunjuk dengan PT Bina Karya (Persero) dan PT BNI (Persero) Tbk serta PT Telkom (Persero) Tbk.

Kawasan EMC terbagi menjadi beberapa zona dan menaungi berbagai fasilitas produksi termasuk pusat penelitian dan pengembangan, pabrik bahan peledak antara lain termasuk pabrik emulsion, pabrik detonator, pabrik DANFO, Filling Bomb) yang dilengkapi laboratorium, pusat pelatihan, dan fasilitas pendukung lainnya.

Salah satu fasilitas produksi Non Electric Detonator (DOK.DAHANA)

Melalui fasilitas yang lengkap, DAHANA mampu berkembang pesat. Bahkan, bahan peledak produk Subang ini menjadi langganan konsumen di luar negeri seperti ekspor produk cartridge emulsion ke Johnex Explosive Australia.

Baca Juga: Tinjau Kawasan Bakauheni Harbour City, YLKI Apresiasi Pelayanan yang Disediakan ASDP

Selain pabrik, DAHANA juga memiliki fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) yang mendapatkan kepercayaan tinggi dari konsumen drilling Minyak dan Gas. PLB DAHANA merupakan tempat penyimpanan importasi bahan peledak yang memiliki lokasi strategis.

Melalui PLB, berbagai perusahaan Migas dan pertambangan dapat menghemat biaya transportasi dan logistik mereka serta mendukung pertumbuhan industri Migas.

“Penghematan tersebut berasal dari pemangkasan biaya saat proses mendatangkan dan menyimpan bahan baku peledak dari luar negeri sebelum digunakan oleh konsumen. Tingginya penggunaan PLB hingga mencapai 90%, termasuk oleh tiga besar perusahaan operator drilling di Indonesia seperti Halliburton, Schlumberger dan Baker,” tegas Wildan.

Baca Juga: Semester I 2023, Pertamina Geothermal Sukses Catatkan Laba 92,7 Juta Dolar AS

Kiprah DAHANA di Subang telah dirasakan manfaatnya. Sebagai bagian dari Holding BUMN Industri Pertahanan, DAHANA berkomitmen untuk maju bersama masyarakat khususnya di Subang.

Melalui unit TJSL, DAHANA bergerak di sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan peningkatan perekonomian warga dengan konsep UMK mitra binaan.

“Alhamdulillah, hubungan kami dengan pemerintah daerah dan masyarakat terjalin dengan harmonis. Dahana menyerap tenaga kerja lokal dan telah banyak UMK mitra binaan berhasil menembus pasar global,” pungkas Wildan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini