Baca Juga: Jawa Bagian Barat Serap Gas Bumi 500–550 BBTUD, Andil PGN Penuhi Kebutuhan Energi Penggerak Ekonomi
Blok Sangkar berdekatan dengan area prospek Blok Pangkah yang saat ini dioperasikan 100% oleh PGN Saka.
Avep juga menerangkan bahwa PGN Saka memprioritaskan sumber daya dari dalam
negeri untuk dapat berpartisipasi dalam bidang hulu migas.
“Kami dan beberapa operator migas diarahkan oleh SKK Migas untuk bisa mengatur bisa bersinergi dengan pengusaha lokal dan menambah potensi bisa dijalankan,” katanya.
Digitalisasi oleh PGN Saka untuk operasi sudah dijalankan dan mampu membuat bisnis lebih efisien, serta bisa memberikan value creation.
“Ini hal menarik untuk dikembangkan ke depan, karena cukup canggih.
"Kami tidak lagi tergantung pada software luar negeri, kami coba kembangkan dari dalam negeri.
"Era digital ini sangat membantu di hulu migas dan untuk bisnis yang lain,” pungkas Avep.
Kini PGN SAKA memiliki 10 aset hulu migas di Indonesia dan 1 aset di luar negeri.
Satu asset dalam hal ini adalah di Fasken, Texas untuk memanfaatkan gas yang unconventional dan sudah berproduksi sekitar 80-90 MMSCFD.
PGN Saka memiliki 36 persen Pericipating Interest (PI).
Baca Juga: Pelanggan Industri Meningkat, PGN Tegaskan Komitmen Penyaluran Gas Bumi Nasional
Sementara di Indonesia, PGN Saka mengelola 10 asset.
Terdapat 2 aset dioperasionalkan dimana PGN Saka sebagai operator di Pangkah PSC yang memproduksi minyak, gas dan LPG.
Artikel Terkait
Upaya Dukung Program Net Zero Emission, PGN dan Pertamina NRE Jajaki Kerja sama Bisnis Rendah Karbon
Konservasi Mangrove PGN SAKA Berhasil Tanam 100.000 Bibit dan Berdayakan Ekowisata Mangrove
PGN Saka Terapkan Program Dekarbonisasi dalam Operasional Lifting Migas Dukung Target NZE
PGN dan Pertamina NRE Jajaki Kerjasama Bisnis Rendah Karbon, Kolaborasi Subholding Pertamina Dukung NZE
Hadapi Tantangan Bisnis, PGN Optimalkan Kontribusi Bisnis Upstream hingga Downstream Migas