Baca Juga: Berkat Electrifying Agriculture PLN, Biaya Penggilingan Padi Lebih Hemat hingga Puluhan Juta
"Sehingga bagi yang di luar itu harus membeli LPG Non Subsidi."
"Kuota LPG Non Subsidi juga akan kita tambah sehingga tidak semua lari ke LPG 3 Kg, karena 96 persen saat ini konsumen menggunakan LPG 3 Kg," sambungnya.
Lebih lanjut, Nicke menegaskan, saat ini pihaknya terus mendorong pendaftaran pembeli LPG 3Kg menggunakan KTP, supaya pemerintah memiliki data kepada siapa LPG subsidi tersalurkan.
"Yang kita jaga adalah ketersediaan jangan sampai langka, namun juga soal harga.," ujarnya.
"Di setiap daerah sudah ditentukan HET-nya (Harga Eceran Tertinggi), bagi yang melanggar kita akan berikan tindakan tegas kita tidak akan kasih supply lagi," pungkasnya.
Artikel Terkait
Kembali Dipercaya Pertamina Hulu Rokan, Telkomsat Turut Sukseskan Peresmian Sumur Gulamo Melalui MangoStar
Kenapa Rumput JIS Jadi Polemik? Ini Penjelasan soal Jenis Rumput Stadion yang Sesuai Standar FIFA
Resmi, Pemegang Saham Tunjuk Andy Arvianto Sebagai Direktur Pemasaran Pertamina Trans Kontinental