Sering kali terumbu karang yang telah ditanam mengalami gagal tumbuh karena berbagai sebab seperti masalah sampah, arus laut dan endapan akibat sedimentasi. Hal tersebut dapat diminimalisir dengan perawatan rutin untuk melihat adakah bibit yang terlepas dari rangka, memeriksa perkembangan pertumbuhan terumbu karang dari waktu ke waktu dan membersihkannya dari benda asing yang mengganggu.
Baca Juga: Mobil-mobil Dengan Kecepatan Tertinggi di Dunia, yang Tercepat Bukan Lamborghini, Sob
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan bahwa ASDP akan terus mendukung kegiatan serupa sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan.
“Dukungan dalam acara transplantasi terumbu karang pada Jumat (28/7) lalu menjadi bukti nyata atas partisipasi aktif yang dilakukan oleh ASDP terhadap lingkungan, khususnya di sekitar wilayah operasional,” tutur Shelvy.
Menurutnya, pembentukan ekosistem laut secara mandiri ini dapat memberikan inspirasi khususnya bagi masyarakat sekitar untuk menyadari pentingnya menjaga lingkungan serta membangun lebih banyak aksi pelestarian lingkungan lainnya.***
Artikel Terkait
Dorong Pertumbuhan Wirausaha di Indonesia, SUCOFINDO Beri Pelatihan kepada Pengusaha Muda
SUCOFINDO Capai Transaksi Tertinggi di PaDi UMKM, KBUMN Berikan Apresiasi
SUCOFINDO Dukung Upaya Indonesia untuk Menahan Laju Emisi Karbondioksida
Bergerak ke Arah Positif, SUCOFINDO Bukukan Kinerja Bertumbuh Tahun 2022
SUCOFINDO Sinergi dengan PWS dalam Wujudkan Eco-Industrial Park