Selain itu, pertumbuhan penumpang juga seiring dengan ekspansi rute yang gencar dilakukan, termasuk penambahan frekuensi penerbangan Garuda Indonesia, terutama pada rute-rute dengan performa positif, baik domestik maupun internasional, serta ekspansi jaringan penerbangan umrah dari beberapa kota besar di Indonesia.
Irfan menambahkan, “Dengan fundamen kinerja yang terus menunjukkan pemulihan positif yang menjanjikan, kami optimistis kinerja usaha akan terus menunjukan tren perbaikan yang semakin baik.”
“Fondasi kinerja keuangan ini tentunya tidak terlepas dari berbagai fase restrukturisasi yang berhasil dirampungkan perseroan pada akhir tahun lalu, hingga berhasil mengantarkan Garuda Indonesia mencatatkan raihan laba USD3,81 miliar, yang turut dikontribusikan oleh pendapatan dari restrukturisasi utang yang dijalankan,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Garuda Indonesia Raih Penghargaan Best Airline Customer Service di Ajang Freddie Awards 2023
Kerja Sama Komersial dengan Air Astana, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Kazakhstan
Makin Ramai, Garuda Indonesia Ajukan Permohonan Penerbangan Umrah Secara Reguler di Bandara Kertajati
Di Hari Pertama, Garuda Indonesia Terbangkan 1,932 Calon Jemaah Haji di Musim Haji 2023
Garuda Indonesia Mulai Implementasikan Penyesuaian Penerapan Prokes Terbaru di Masa Transisi Endemi Covid-19
Misi Kemanusian, Garuda Indonesia Terbangkan 31,6 Ton Bantuan ke Myanmar