Bio Farma dan MSD Meluncurkan NUSAGARD, Vaksin HPV 4-Valen Produksi Indonesia

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 3 Agustus 2023 | 07:45 WIB
Launching NUSAGRAD, vaksin HPV 4-valen produksi Bio Farma dan MSD. (Dok. Bio Farma)
Launching NUSAGRAD, vaksin HPV 4-valen produksi Bio Farma dan MSD. (Dok. Bio Farma)

Kabar BUMN - Bio Farma Induk Holding BUMN Farmasi, dengan anak perusahaan Kimia Farma dan Indofarma, bekerja sama dengan MSD (nama dagang Merck & Co., Inc., Rahway, N.J., USA) meluncurkan NUSAGARD, vaksin human papillomavirus (HPV) 4-valen MSD yang diproduksi di dalam negeri.

Peluncuran vaksin NUSAGARD dilaksanakan di Jakarta turut dihadiri oleh Penny K. Lukito, Kepala Badan POM; Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan; Aditya Dhanwantara, Asisten Deputi Industri Kesehatan Kementerian BUMN; Shadiq Akasya, Direktur Utama Bio Farma; George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia; Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, serta Perwakilan MSD Asia Pasifik.

Peluncuran vaksin NUSAGARD hari ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan kerja sama yang dilakukan oleh MSD dan Bio Farma pada tanggal 13 Desember 2022 di Jakarta.

Baca Juga: Bottle Exchange with Plants, Program Bio Farma Libatkan Karyawan untuk Lestarikan Lingkungan

Dengan hadirnya vaksin HPV 4-valen produksi dalam negeri, diharapkan dapat meningkatkan dan memperluas cakupan vaksin HPV di Indonesia.

Pemerintah Indonesia terus mendorong peningkatan akses terhadap vaksin HPV di Indonesia dengan memperluas cakupan imunisasi HPV melalui Program Imunisasi Nasional.

Program Imunisasi Nasional berbasis sekolah akan dilaksanakan mulai bulan Agustus 2023 melalui Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Baca Juga: Berkat Proses Bisnis Ramah Lingkungan, Bio Farma Raih Penghargaan Kategori Tertinggi dari BPOM

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K. Lukito, mengatakan bahwa ketersediaan serta akses terhadap vaksin HPV yang aman dan bermutu sangat penting.

Untuk itu, BPOM berkomitmen untuk terus mendampingi proses produksi vaksin NUSAGARD, sehingga secara bertahap vaksin NUSAGARD dapat diproduksi lokal dari hulu ke hilir oleh Bio Farma, yaitu sejak pembuatan zat aktif (drug substance), proses fill-and-finish, hingga produk jadi.

”Sesuai dengan Instruksi Presiden No. 6 tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, kita harus memiliki kemampuan memproduksi vaksin HPV untuk dapat memenuhi kebutuhan imunisasi HPV di Indonesia.

Baca Juga: Perluas Peluang Potensi Kerjasama Global, Bio Farma Teken MoU dengan Perusahaan Kenya

"Kami mengapresiasi Bio Farma atas upaya kerja sama transfer teknologi dari produsen vaksin HPV global - Merck Sharp & Dohme (MSD).

"Kemitraan antara industri farmasi nasional dan global untuk menghadirkan vaksin HPV NUSAGARD diharapkan menginspirasi munculnya kolaborasi-kolaborasi lain agar lebih banyak lagi jenis vaksin dapat yang diproduksi di dalam negeri dan mendukung cita-cita Indonesia dalam mendorong kemandirian,” ujar Kepala BPOM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini