Baca Juga: Semen Indonesia Kunjungi Dahana Untuk Memperkuat Kolaborasi
Berbeda dengan kedua pendahulunya yang dibuat di pabrik ALCO di Amerika Serikat, lokomotif DD52 dibuat di Eropa, tepatnya di Jerman dan Belanda.
Adapun keunggulan lokomotif ini dibandingkan dengan DD50 dan DD51 adalah kecepatan maksimalnya yang dapat mencapai 50 km/jam, di mana kedua lokomotif sebelumnya hanya mampu mencapai 40 km/jam.
Joni Martinus mengapresiasi karya yang dibuat oleh IRPS dan Zaiku.
"KAI mengucapkan terima kasih kepada IRPS, 3D Zaiku, serta para pelanggan kereta api atas terlaksananya Pameran Miniatur Lokomotir Rekor MURI ini," ujar Joni Matinus.
"KAI terbuka bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan kebermanfaatan dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan."
"Hal ini sebagai upaya menjadikan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, dan sehat," tandasnya.
Artikel Terkait
Dalam Rangka Sambut HUT ke-61, HIN Gelar Aksi 'BersiHIN Grha Inna'
SDG Innovation Accelerator For Young Professionals Award, Pertamina Sukses Sabet 3 Penghargaan
Link Live Streaming BRI Liga 1 PSS Sleman Vs Persija Jakarta, Menanti Hasil Latihan Khusus dari Thomas Doll