Kabar BUMN - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) berkomitmen mendukung kelancaran ekosistme logistik untuk mendorong pembangunan Indonesia.
Hal tersebut ditandai dengan pelayanan aktivitas ekspor sebanyak 10 ribu ton cangkang sawit PT Biomas Andalan Indonesia Kharisma (BAIK) ke Jepang.
Ekspor tersebut dilakukan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, yang saat ini telah dioperasikan SPMT.
Cangkang sawit itu diangkut oleh Kapal Sun Brave menuju Kota Hokkaido.
Baca Juga: KAI Commuter Berhasil Bawa Pulang Penghargaan Corporate Reputation Awards 2023
Nantinya, cangkang sawit itu akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik.
Seperti diketahui, Aceh memang dikenal sebagai salah satu provinsi penghasil kelapa sawit, yang banyak menghasilkan produk turunan cangkang sawit.
Sekretaris SPMT, Fiona Sari Utami menjelaskan bahwa Pelabuhan Krueng Geukueh saat ini berupaya untuk terus meningkatkan volume ekspor dari Aceh.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Tempat Kulineran di Depok, Murah dan Bikin Nagih
Hal ini selaras dengan tujuan SPMT yang ingin mengakselerasi pembangunan Indonesia.
"Sebagai bagian dari BUMN Pelindo, SPMT siap berperan mendukung kelancaran konektivitas logistik serta jaringan ekosistem logistik yang lebih kuat," kata Fiona.
"Salah satunya melayani aktivitas ekspor yang nantinya akan menghidupkan ekonomi masyarakat," imbuhnya.
Aktivitas ekspor cangkang sawit dari Aceh ke Jepang ini sendiri membuktikan jika Pelabuhan Krueng Geukueh siap untuk melayani aktivitas ekspor, baik itu cangkang sawit, CPO maupun komoditas lainnya.
Artikel Terkait
Perlu Tahu! Ini Bahaya yang Mengintai Saat Menggunakan Wifi Gratis di Tempat Umum
Siap-siap, BNI Ciputra Golfpreneur Asian Development Tour 2023 akan Kembali Hadir Agustus Ini
Jelang Uji Coba Pra Operasi KA Cepat, KCIC Terus Kebut Bebagai Persiapan