Meningkatnya produksi semester I tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya mencerminkan upaya-upaya operasional yang dijalankan PHE cukup efektif.
“Kami berharap PHE sebagai Subholding Upstream Pertamina terus meningkatkan eksplorasi untuk mendukung pencapaian target 1 juta barel per hari, juga dapat berekspansi untuk meningkatkan bisnisnya, sekaligus menjalankan aspek-aspek ESG untuk mencapai perusahaan yang berkelanjutan,” jelas Fadjar.
Saat ini PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai partisipan/member sejak Juni 2022.
PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG.
Baca Juga: Jelang Uji Coba Pra Operasi KA Cepat, KCIC Terus Kebut Bebagai Persiapan
PHE akan terus mengembangkan pengelolaan operasi di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang Environmental Friendly, Socially Responsible dan Good Governance.***
Artikel Terkait
Daftar 10 Putra Putri Riau yang Sukses Mendapat Beasiswa dari Pertamina Hulu Rokan
Kolaborasi dengan National Geographic, Pertamina Hulu Indonesia Gelar Workshop Kultur Bertutur
Pertamina Hulu Energi Resmi Teken Kontrak Kerja Sama Pengelolaan Wilayah Kerja Bunga
Kembali Dipercaya Pertamina Hulu Rokan, Telkomsat Turut Sukseskan Peresmian Sumur Gulamo Melalui MangoStar
Pertamina Hulu Indonesia Sabet Penghargaan Berkat Berbagai Program CSR dalam Ajang E2S Proving League 2023