Program Electrifying Marine PLN Bertambah 2.169 Pelanggan, Pelaku Usaha Bisa Hemat Biaya Produksi Hingga 60%

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 9 Agustus 2023 | 18:15 WIB
Perusahaan tambak udang modern Sei Bulan di Singkawang Utara, Kalimantan Barat yang menggunakan listrik PLN. Sejak menggunakan listrik PLN, biaya produksi usahanya dapat ditekan hingga 60 persen. (DOK.PT PLN (Persero))
Perusahaan tambak udang modern Sei Bulan di Singkawang Utara, Kalimantan Barat yang menggunakan listrik PLN. Sejak menggunakan listrik PLN, biaya produksi usahanya dapat ditekan hingga 60 persen. (DOK.PT PLN (Persero))

Ia juga membandingkan biaya operasional yang jauh lebih murah berkat program Electrifying Marine tersebut.

Baca Juga: Pakai Masker Saja Belum Cukup, Ini 5 Tips Jaga Kesehatan saat Kualitas Udara Buruk

"Kincir kami dalam satu hari biasanya dioperasikan 7-8 jam pada malam hari. Bila menggunakan BBM biayanya Rp 32 ribu. Sehingga dalam 1 bulan mencapai Rp 960 ribu. Tapi bila menggunakan listrik biayanya hanya Rp 13 ribu. Total dalam 1 bulan hanya Rp 390 ribu. Jadi penghematannya mencapai 40%," ujar Harsono.

Petugas PLN mengecek kondisi Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) yang digunakan oleh kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Bastiong Ternate. (DOK.PT PLN (Persero))

Manfaat program Electrifying Marine juga dirasakan pelaku usaha dan masyarakat di Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung.

Baca Juga: Link Live Streaming BRI Liga 1 Persija Jakarta Vs Borneo FC, Macan Kemayoran Dapat 2 Amunisi Tambahan

Hadirnya Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) di pelabuhan tersebut bisa dimanfaatkan oleh para nelayan untuk memenuhi kebutuhan listrik selama kapal bersandar, khususnya untuk kebutuhan cold storage yang semula berbasis bahan bakar minyak.

Keberadaan ALMA diperkirakan mampu memangkas biaya operasional nelayan hingga 60%.

“Biasanya kapal yang bersandar bisa menghabiskan biaya bahan bakar minyak sebesar Rp 600.000 selama 8 jam bersandar. Dengan menggunakan ALMA, cukup mengisi token listrik sebesar Rp 200.000, sudah bisa memenuhi seluruh kebutuhan listrik selama kapal bersandar," pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini