Kampanyekan Upaya Penurunan Polusi, PLN dan Aismoli Gelar Konvoi 200 Motor Listrik

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 15 Agustus 2023 | 08:30 WIB
Konvoi motor listrik yang diselenggarakan oleh Aismoli bekerja sama dengan PLN merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik dan menekan angka polusi. (DOK.PT PLN (Persero))
Konvoi motor listrik yang diselenggarakan oleh Aismoli bekerja sama dengan PLN merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik dan menekan angka polusi. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) turun ke jalan raya untuk melakukan konvoi motor listrik bersama Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli).

Konvoi motor listrik tersebut bertajuk Fun Ride Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang diikuti oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan 200 pengendara motor listrik ini adalah bagian dari kampanye untuk mewujudkan Jakarta merdeka dari polusi.

Baca Juga: Kementerian BUMN Meriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan Menggelar Bazar UMKM di Sarinah

Budi mengatakan bahwa saat ini terjadi pencemaran udara yang masif, dan kontribusinya didominasi oleh kendaraan bermotor.

Namun, dirinya mengaku bersyukur masyarakat mau terlibat untuk mengadakan kegiatan konvoi motor listrik dengan sukarela, sebagai salah satu bentuk upaya mengurangi polusi.

“Saya mengapresiasi, kita sudah melakukan langkah yang baik bagi lingkungan kita untuk mewujudkan Indonesia Net Zero Emission 2060. Semoga EV riding ini menjadi masif, sehingga dapat menurunkan polusi,” ujar Budi Karya dalam sambutannya.

Baca Juga: Rekomendasi Spot Healing Gratis di Tangerang, HTM Tempat-tempat Wisata Ini Rp0

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menambahkan, PLN mendukung penuh upaya pemerintah mengurangi polusi melalui penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dengan menyediakan infrastruktur yang memadai untuk seluruh masyarakat.

Komitmen penurunan polusi ini juga searah dengan upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang berbasis impor dan beralih ke sumber energi baru terbarukan (EBT) domestik.

Lebih lanjut, Darmawan menuturkan bahwa beralih ke kendaraan listrik sangat menguntungkan masyarakat karena biaya operasionalnya lebih rendah.

Baca Juga: Rekomendasi Drakor yang Dibintangi Goo Yoon Jung, Tonton Alchemy Of Souls 2 Melalui Link Berikut

Sebagai gambaran, untuk jarak tempuh 50 kilometer (km) menggunakan sepeda motor menghabiskan 1 liter BBM dengan biaya berkisar Rp13.000, itu sama dengan menghabiskan 1,2 kWh listrik dengan biaya berkisar Rp2.500.

Padahal emisi karbon 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e, sedangkan 1,2 kWh listrik emisinya setara 1,3 kg CO2e.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini