Program Electrifying Agriculture PLN Sukses Dukung Produktivitas 6.167 Petani di 197 Lokasi di Indonesia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 17 Agustus 2023 | 08:15 WIB
Produktivitas petani buah naga di Banyuwangi, Jawa Timur meningkat setelah memanfaatkan program electrifying agriculture PLN untuk penerangan lampu guna mempercepat pertumbuhan pohon buah naga. (DOK.PT PLN (Persero) )
Produktivitas petani buah naga di Banyuwangi, Jawa Timur meningkat setelah memanfaatkan program electrifying agriculture PLN untuk penerangan lampu guna mempercepat pertumbuhan pohon buah naga. (DOK.PT PLN (Persero) )

Kabar BUMN - Program electrifying agriculture (EA) milik PT PLN (Persero) berhasil direalisasikan sepanjang tahun 2020-2023, dengan dimanfaatkan oleh petani lokal.

Sebanyak 6.167 petani di 197 lokasi memanfaatkan electrifying agriculture sebagai upaya mereka meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Indonesia.

Upaya tersebut telah membawa dampak signifikan pada hasil panen dan pendapatan para petani.

Baca Juga: Jalankan Amanah Penyaluran B35, Salah Satu Langkah Pertamina Patra Niaga Turunkan Emisi Gas dari BBM

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, program electrifying agriculture ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung para petani dan pengusaha di bidang agrikultur menjadi lebih maju dan modern dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya operasional.

”Melalui program ini PLN berupaya menciptakan Creating Shared Value bagi masyarakat dan lingkungan sekitar dengan berbagai inovasi teknologi kelistrikan," ucap Darmawan.

"Program ini juga mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” sambungnya.

Baca Juga: Peduli Masa Depan Bumi, SIER Sinergi Tanam Pohon Bersama Amcor dan Djarum Foundation

Darmawan juga menyebut bahwa sebanyak 197 program electrifying agriculture telah dijalankan PLN saat ini.

Ada pun bantuan yang diberikan berupa alat dan infrastruktur serta pendampingan terkait electrifying agriculture baik sebelum panen atau pengolahan produk pascapanen.

Electrifying agriculture dengan menggunakan lampu pada malam hari untuk meminimalisir hama yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman di kebun petani bawang di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. (DOK.PT PLN (Persero))

Baca Juga: Simak Jadwal Samsat Keliling Terbaru Periode Agustus 2023 di Serang, Banten

Program ini berhasil menyerap sebanyak 3.121 tenaga kerja, di sektor pertanian dengan akumulasi pendapatan sebesar Rp3,2 miliar.

Selanjutnya berhasil meningkatkan waktu panen rata-rata sekitar 30 hari, menghasilkan produksi panen sebanyak 21.843 Ton, dan berhasil memanfaatkan lahan pertanian seluas 1.654.405 Hektar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini