Kabar BUMN – Melanjutkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mengakselerasi rencana pembangunan jalan tol Ruas Rengat – Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru – Bypass Pekanbaru) sepanjang 30,57 km.
Rencana pembangunan jalan tol ini sejalan dengan 78 Tahun Kemerdekaan Indonesia, di mana Hutama Karya berkomitmen untuk terus melaju menuju Indonesia Maju.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro menjelaskan bahwa pembangunan tol ini akan terkoneksi dengan tiga ruas JTTS, yakni jalan tol Ruas Rengat – Pekanbaru, Ruas Pekanbaru – Bangkinang, dan backbone Trans Sumatera Ruas Pekanbaru – Dumai.
Baca Juga: Ingin Melihat Pameran KAWS: Holiday di Candi Prambanan? Berapa Harga Tiket Masuknya?
“Penandatanganan kontrak proyek akan dilakukan pada akhir bulan Agustus atau awal bulan September mendatang. Kita berharap dengan terhubungnya konektivitas infrastruktur jalan tol ini dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan Provinsi Riau menjadi epicentrum Sumatera,” ujar Koentjoro.
Lebih lanjut, Koentjoro menjelaskan jalan tol yang ditargetkan selesai dan dioperasikan pada akhir tahun 2024 ini juga dapat meningkatkan arus pelayanan distribusi barang dan jasa dari arah Sumatera Barat menuju ke Riau.
Jalan tol ini juga bisa mengurai kemacetan dalam Kota Pekanbaru karena kendaraan logistik dari arah Sumatera Barat menuju Sumatera Utara sudah dapat langsung toll - to - toll, serta memudahkan konektivitas ke berbagai tempat pariwisata, salah satunya seperti Candi Muara Takus.
Baca Juga: PLN IP Konsisten Jaga Operasional Pembangkit Ramah Lingkungan
Dalam wawancaranya bersama Bisnis.com pada Selasa (23/5) lalu, Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Febry Calvin, menjelaskan progres terkini serta manfaat jalan Tol Lingkar Pekanbaru jika terhubung.
“Saat ini proses pengadaan lahan sedang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN bersama Kementerian PUPR dan pemerintah daerah. Tidak hanya mendukung distribusi logistik, jalan tol ini juga dapat menunjang mobilitas masyarakat,” ujar Febry.
Sebagai informasi, kontraktor pembangunan jalan tol ini akan dilakukan oleh anak usaha Hutama Karya yakni PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dengan scope pekerjaan meliputi konstruksi galian dan timbunan badan jalan, jembatan, junction Pekanbaru, rest area dan gerbang tol.
Baca Juga: Perbanyak Transaksi di Luar Negeri, Bank Mandiri Kenalkan Fitur Livin’ Around the World di 3 Negara
Sementara rencana fasilitas struktur yang nantinya akan melengkapi jalan tol ini diantaranya 3 underpass, 6 overpass, 3 interchange, 3 gerbang tol, dan 1 pasang rest area tipe A.
Pembangunan jalan tol ini nantinya juga akan didukung oleh sejumlah penggunaan digital construction diantaranya Building Information Modelling (BIM) dan Light Detection and Ranging (LiDAR) untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, mengefisienkan waktu pengerjaan dan hasil yang tepat mutu.
Artikel Terkait
Segera Tuntas, Proyek Jalan Tol Indrapura-Kisaran Garapan Hutama Karya Capai 87,49%
Hutama Karya Bangun Fasilitas Air Bersih dan Renovasi Sejumlah Fasilitas Pendidikan di Sumatera Barat
Akses Tol di Sumatra Selatan Semakin Panjang, Hutama Karya Operasikan Jalan Tol Indralaya - Prabumulih
Rayakan HUT Ke-78 RI, Hutama Karya Gelar Upacara Serentak & Pembagian Merchandise Gratis di Jalan Tol
Tangani Kebakaran Hutan, Hutama Karya Siagakan Personil di Sekitar Tol Trans Sumatera