Di kesempatan yang sama Kepala BPH Migas Erika Retnowati menyampaikan bahwa salah satu misi pemerintah adalah menyediakan energi yang berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Makin Ekspansif, Pertamina Perkuat Kerjasama Strategis di Mozambik
Selain akses yang lebih mudah, harga yang sama bagi masyarakat khususnya yang berada di wilayah 3T menjadi salah satu tujuan dari program BBM Satu Harga.
“Program BBM satu harga merupakan program nasional yang merupakan wujud dari sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh warga Indonesia. Program BBM Satu Harga sudah dilaksanakan sejak tahun 2017.
"Peresmian kali ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan diharapkan masyarakat dapat melakukan penghematan pengeluaran BBM dan diikuti penurunan harga sembako, sehingga kualitas hidup dan kesejahteraan hidup masyarakat dapat meningkat,” tutur Erika.
Baca Juga: Hadapi Tantangan Energi Global, Pertamina Persiapkan Sejumlah Langkah
Bupati Natuna Wan Siswandi menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina dan BPH Migas.
"Kehadiran SPBU ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan bahan bakar yang dialami masyarakat, sebelumnya akses untuk menjangkaunya cukup jauh, semoga dapat mengatasi persoalan dan dapat memudahkan aktivitas masyarakat,” terang Siswandi.
Ia berharap dengan hadirnya SPBU tersebut bisa memudahkan masyarakat dan nelayan untuk mendapatkan bahan bakar dengan harga yang terjangkau dan sama dengan daerah lain di Indonesia.
Baca Juga: Inovasi Pertamina, Dukung Transisi Energi di Indonesia
“Semoga dengan kehadiran SPBU satu harga di Kelarik ini dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar, untuk menunjang perputaran perekonomian di tengah masyarakat,” tutupnya.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso di tempat terpisah menyampaikan bahwa Pertamina senantiasa berupaya untuk dapat menyediakan energi hingga pelosok negeri.
Di mana hal tersebut sejalan dengan komitmen Pertamina untuk menjamin energy availability, accessibility, affordability, acceptability, serta sustainability.
“Pertamina sebagai perusahaan energi nasional akan terus berupaya maksimal menjamin ketahanan dan ketersediaan energi di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Fadjar.
Artikel Terkait
Hadapi Tantangan Energi Global, Pertamina Persiapkan Sejumlah Langkah
Makin Ekspansif, Pertamina Perkuat Kerjasama Strategis di Mozambik
Lestarikan Keanekaragaman Hayati, Pertamina Patra Niaga Lepas Tukik di Pantai Kastela
Tertinggi Sejak 2008, Pertamina EP Tarakan Field Berhasil Produksikan Minyak Capai Total 2.700 BOPD
B20 Summit India, Pertamina Ungkap Peran Penting UMKM dalam Transisi Energi di Indonesia