Lebih lanjut, Agree juga akan mengirimkan Field Assistant (FA) untuk melakukan sosialisasi dan pencatatan, sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan dari kegiatan ILO yang sebelumnya telah mendatangkan ahli dan tim dari luar negeri untuk memberikan pelatihan kepada para petani rumput laut di NTT.
Berbagai upaya yang dilakukan Telkom melalui Agree dan kerja sama dengan ILO, merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan ekonomi di NTT.
Baca Juga: Dorong Kepemimpinan Perempuan, Telkom Hadiri 'Srikandi BUMN Goes to Campus'
Melalui pemanfaatan Agree, selama tiga bulan terakhir transaksi antara petani dan ASTIL berhasil meraup nilai transaksi lebih dari Rp12 miliar secara kumulatif.
Usaha budi daya rumput laut menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat pesisir di NTT.
Dengan menggunakan teknologi digital yang ada di platform Agree, para pelaku budi daya rumput laut di NTT dapat meningkatkan hasil panennya dengan melakukan monitoring dan analisis kualitas produk.
Baca Juga: ChinaJoy 2023, Telkom Perkenalkan Potensi Gim Digital UPOINT.ID dan Dunia Games
Tak hanya itu, Agree juga memudahkan komunikasi dan transaksi para petani cukup lewat satu platform saja.
"Kehadiran Agree bertujuan agar produksi rumput laut di NTT semakin meningkat sehingga berdampak langsung terhadap kesejahteraan dari para petani rumput laut.
"Kami berharap ke depannya Agree dapat melayani seluruh kawasan di Indonesia, sehingga kesejahteraan petani Indonesia akan semakin meningkat,” tutup Fajrin.***
Artikel Terkait
Dukung Kemajuan Ekonomi Digital, Telkom Teken Kerja Sama dengan KADIN
Dorong Kepemimpinan Perempuan, Telkom Hadiri 'Srikandi BUMN Goes to Campus'
Tingkatkan Potensi Pemasaran dan Nilai Jual, Telkom Ajak UMKM Naik Level Melalui Packaging Festival 2023
Akselerasi Ekosistem Digital Lampung, Telkom Resmi Komersialkan neuCentrIX Tanjung Karang
Dukung Digitalisasi Industri Pelayaran, Telkom Sepakati Kerja Sama dengan Tanto