Lanjutkan Transformasi Perusahaan, Kinerja AP1 Semakin Positif, Cetak Laba Rp 448 Miliar hingga Juli 2023

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 31 Agustus 2023 | 10:00 WIB
PT Angkasa Pura I (AP1) terus melanjutkan tren positif hingga Juli 2023. AP1 berhasil mencetak laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 448 miliar pada periode Januari-Juli 2023. (DOK.PT Angkasa Pura I (AP1))
PT Angkasa Pura I (AP1) terus melanjutkan tren positif hingga Juli 2023. AP1 berhasil mencetak laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 448 miliar pada periode Januari-Juli 2023. (DOK.PT Angkasa Pura I (AP1))

Melalui empat pilar transformasi, Faik menyebutkan berbagai inisiatif yang dilakukan perusahaan untuk mencapai kinerja yang positif.

Baca Juga: Resmi Dibuka Mendagri, ITE 2023 Hadirkan Ragam Solusi Informasi, Teknologi dan Bisnis Pengembangan Kota Pintar

Pada pilar business turnaround, AP1 proaktif berkomunikasi dengan berbagai maskapai penerbangan, baik nasional maupun internasional, untuk dapat segera melakukan reaktivasi rute-rute penerbangan yang selama masa pandemi berhenti beroperasi.

Hal ini dengan mempertimbangkan demand pengguna angkutan transportasi udara yang semakin tinggi.

Salah satu contoh inisiatif strategis yaitu dengan melakukan perubahan tipe pesawat dari wide body menjadi wide body yang kapasitasnya lebih besar seperti yang telah terealisasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang telah melayani penerbangan pesawat terbesar di dunia, Airbus A380-800 milik Emirates yang sebelumnya mengoperasikan pesawat tipe Boeing 777-300ER.

Baca Juga: Delegasi Southeast Asia Youth Energy Forum Kunjungi Desa Energi Berdikari Pertamina

Kemudian, pilar financial restructuring yang dilakukan sepanjang semester 1 2023 berdampak positif terhadap peningkatan arus kas dan likuiditas.

Rasio kemampuan membayar utang jangka pendek atau current ratio perusahaan meningkat dari 0,70x di semester 1 2022 menjadi 1,53x di semester 1 2023. Peningkatan performa keuangan di tengah tahun ini membawa hasil positif terhadap peringkat kredit AP1.

Pefindo–lembaga pemeringkat obligasi nasional–telah menaikkan peringkat kredit AP1 dari idAA+ Outlook Negatif menjadi idAA+ Outlook Stabil.

Baca Juga: Grand Final PLN ICONNET Mobile Legends Championship 2023, Madura Prime Sabet Gelar Juara

Pada 2023, Fitch Ratings yang merupakan lembaga pemeringkat kredit internasional juga menaikkan peringkat kredit perusahaan dari AA-(idn) Outlook Stabil menjadi AA(idn) Outlook Positif.

Peningkatan performa AP1 tengah tahun ini juga didukung dari sisi organization and culture melalui restrukturisasi organisasi untuk penguatan, optimalisasi, dan efektivitas proses bisnis organisasi di lingkungan AP1.

Kemudian, dari segi digitalization, AP1 menjalankan inisiatif Cargo Integrated System 2.0 Development yakni sistem integrator end to end proses bisnis dan cargo & logistics secara real time. Ada juga inisiatif untuk integrasi sistem pelaporan tenant di seluruh bandara AP1.

Baca Juga: Mampu Membuat Kulit Jadi Lebih Cerah, Coba Rutin Konsumsi 5 Buah Ini

Faik menambahkan, segala upaya telah dikerahkan agar AP1 rebound to win dan mencapai seluruh target yang telah ditetapkan ke depannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini