Raih Dua Penghargaan, Transformasi dan Inovasi PLN Dinilai Berdampak ke Masyarakat

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 2 September 2023 | 18:00 WIB
Pemberian penghargaan oleh Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam Marsda TNI Arif Mustofa kepada Vice President Komunikasi Korporat Grahita Muhammad (DOK.PT PLN (Persero))
Pemberian penghargaan oleh Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam Marsda TNI Arif Mustofa kepada Vice President Komunikasi Korporat Grahita Muhammad (DOK.PT PLN (Persero))

“Melalui transformasi berbasis digital ini, kami mengubah kultur organisasi dari bureaucratic-like menjadi business-like, mengubah sistem pelayanan pelanggan yang sebelumnya lambat, tidak responsif menjadi cepat dan sangat memuaskan," kata Darmawan.

Baca Juga: Bak Negeri Dongeng, Taman Cantik Ini Ternyata Ada di Garut

Ia melanjutkan, "Dulu untuk membayar listrik harus datang ke PPOB (payment point online banking), banyak calo, kalau mau melaporkan gangguan juga sulit, sekarang semua bisa dilayani dengan mudah lewat PLN Mobile mulai dari pasang baru, tambah daya, sampai lapor gangguan."

Darmawan juga mengatakan, melalui PLN Mobile, sistem pelayanan pelanggan menjadi semakin mudah, cepat dan terintegrasi.

Berbagai fitur mulai dari layanan pasang baru, tambah daya, pembayaran listrik hingga marketplace.

Baca Juga: Jelang KTT ke-43 ASEAN, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Jaringan Berkapasitas Maksimal hingga 100 Gbps

“Semua permasalahan terkait dengan kelistrikan hingga membeli kendaraan listrik sudah bisa dilakukan di PLN Mobile. PLN juga mendukung UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dengan fitur marketplace yang memungkinkan pelanggan membeli produk UMKM pada PLN Mobile,” ujarnya.

Tercatat sampai dengan saat ini telah terdaftar sebanyak 4.563 UMKM dengan jumlah transaksi periode 1 Januari - 30 Agustus 2023 sebanyak 246.754 transaksi dengan nominal lebih dari Rp 29 miliar.

Sedangkan untuk kategori Program Inovatif Untuk Negeri, PLN mendapat penghargaan melalui program Electrifying Agriculture. Program ini mampu memberikan manfaat yang besar para pengusaha di sektor agrikultur.

Baca Juga: Kolaborasi BUMN, PLN-Pupuk Indonesia Gandeng ACWA Power Bangun Integrated Green Hydrogen dan Green Ammonia

Tambak Udang Karman Karim di Desa Buranga, Sulawesi Tengah. Salah satu pelanggan Electrifying Agriculture yang berhasil memanfaatkan teknologi modern untuk mencapai hasil produksi secara maksimal. (DOK.PT PLN (Persero))

“PLN menghadirkan program Electrifying Agriculture sebagai solusi untuk para pengusaha di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Penggunaan listrik pada sektor agrikultur tersebut mampu meningkatkan efisiensi dan peningkatan produktivitas. Upaya ini juga sebagai bentuk dukungan PLN dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui energi berbasis domestik yang lebih murah,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN juga menghadirkan program electrifying marine untuk memudahkan para pelaku usaha di sektor maritim atau kelautan mengakses listrik untuk meningkatkan produktivitas.

Baca Juga: Dorong Transformasi Digital, Perhutani Luncurkan PIJAR dan CERDAS serta Kick Off SMART KPH

“Program ekstensifikasi ini tidak hanya berhasil mengubah gaya hidup dari konvensional menjadi modern berbasis listrik yang jauh lebih efisien dan produktif, namun juga ramah lingkungan,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini