Dengan kapasitas masing-masing PLTM Batanghari di Sumatera Barat sebesar 5,10 MW (3x1,7 MW), PLTM Titab di Bali dengan kapasitas 1,27 MW (2x0,635 MW), PLTM Pandanduri di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 0,58 MW (2x0,29 MW).
Baca Juga: NPK Petro Ningrat, Pupuk Bagi Petani Tembakau Produksi Pupuk Indonesia
Disampaikan Tumpang, lewat Anak Usahanya, Brantas Abipraya telah membangun dan mengoperasikan PLTM Padang Guci-1 berkapasitas 6 MW (3x2,0 MW) dan PLTM Padang Guci-2 dengan kapasitas 7,0 MW (2x3,5 MW) di Bengkulu, PLTM Sako-1 di Sumatera Barat dengan kapasitas 6 MW (2 x 3,0 MW), PLTM Maiting Hulu-2 di Sulawesi Selatan dengan kapasitas 8,0 MW (2x4,0 MW), dan PLTS Gorontalo sebesar 2 Mega Watt Peak (MWp) yang berada di Gorontalo.
Untuk memperkuat komitmen kepedulian terhadap lingkungan, Brantas Abipraya juga berkolaborasi bersama tujuh BUMN Karya lainnya menggalakkan tanam 100.000 bibit mangrove di Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah (10/8).
Manfaat lingkungan dari penanaman pohon mangrove ini yaitu mengurangi tingkat abrasi dan emisi karbon, dimana diketahui setiap tahun terdapat kenaikan debit air pada desa tersebut yang lambat laun akan menyebabkan rumah penduduk yang terendam air laut.
Baca Juga: Lebih dari Kelezatannya, Ini Rekomendasi Tempat Makan di Sentul Dengan Pemandangan yang Cantik
Sebagai informasi, keseriusan BUMN ini dalam implementasi program TJSL khususnya pada pilar pembangunan lingkungan yakni Abipraya Peduli Lingkungan juga terlihat dari beberapa kegiatannya.
Beberapa program yang dilakukan perusahaan konstruksi berplat merah ini adalah dengan melakukan penghijauan kawasan bendungan yang sedang digarap, seperti penghijauan di proyek PLTM Padang Guci 1 dan 2 di Bengkulu juga di greenbelt Waduk Tukul Pacitan dan Bendungan Ciawi yaitu penghijauan hulu sungai Ciliwung dan Cisadane.
Tak hanya itu, di Cibeureum Bogor, Brantas Abipraya juga menanam 3000 bibit pohon.
Baca Juga: KEK Kesehatan Sanur Hadir di Ajang ASEAN Indo Pacific Forum (AIPF) 2023
Abipraya Peduli Lingkungan juga memiliki program penanaman pohon sengon sebanyak 12.500 pohon di desa Babakan Madang, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Brantas Abipraya juga menanam 800 pohon buah yang terdiri dari durian, mangga, dan pinus di area proyek PLTM Padang Guci 1 dan 2. T
Tak sampai di situ saja, BUMN Karya ini juga akan melakukan penanaman bibit pohon secara berkelanjutan dengan menghijaukan area PLTM lainnya yang dimiliki.
Penanaman ini pun langsung bermitra dengan masyarakat lokal dengan pola tumpang sari dengan tanaman sayuran di bawah tegakan pohon buah dan pelindung tersebut.
Baca Juga: Tidak Main-main, Dua Program CSR Pertamina Hulu Mahakam Peroleh Penghargaan Internasional
"Masyarakat adalah salah satu bagian penting untuk kemajuan Brantas Abipraya, ini adalah bukti komitmen kami sebagai BUMN konstruksi, kami tidak hanya fokus membangun Indonesia melalui karya infrastruktur namun juga dengan turut mensejahterakan, membantu sesama lewat program TJSL. Kemajuan Brantas Abipraya juga tentunya atas dukungan masyarakat sekitar, untuk itulah kami berinvestasi pada masyarakat dan lingkungan dalam wujud program TJSL," tutup Tumpang.***
Artikel Terkait
Berkolaborasi dengan Tujuh BUMN Karya, Brantas Abipraya Tanam Bibit Mangrove di Timbulsloko, Demak
Bangun Proyek Pengendali Banjir di Bandara YIA, Brantas Abipraya Targetkan Tuntas Akhir 2023
SPAM Regional Mebidang Karya Brantas Abipraya Diresmikan, Siap Penuhi Air Minum 440.000 Jiwa di Sumut
Digadang-gadang Jadi yang Tertinggi di Indonesia, Yuk Intip Proyek Bendungan Bener Karya Brantas Abipraya
Bangun IKN, Brantas Abipraya akan Kerjakan Proyek Rusun Hunian untuk ASN di Tanah Seluas 3,8 Hektar