Kabar BUMN - PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk mendukung upaya Pemerintah menjaga tingkat inflasi.
Hal itu diwujudkan dengan menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Indonesia.
Pertamina pun menerapkan strategi dengan menjaga suplai hulu dan hilir migas, kehandalan infrastruktur.
Selain itu, Pertamina juga memenuhi pasokan stok, baik minyak mentah maupun produk migas.
Baca Juga: Berencana ke Labuan Bajo? Ini 8 Destinasi Wisata Tercantik yang Wajib Dikunjungi
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menilai dengan upaya tersebut pihaknya dapat menjaga kestabilan harga produknya, terutama BBM dan LPG.
"Pertamina akan terus memonitor pasokan BBM dan LPG, terutama subsidi, agar tetap aman dan tepat sasaran," tutur Nicke Widyawati.
"Salah satunya dengan menjaga dari sisi suplai, karena jika suplai berkurang maka dapat terjadi kenaikan harga di pasar," imbuhnya.
Nicke menambahkan, upaya Pertamina dalam menjaga suplai ini tidak hanya pada hilir migas atau produk saja.
Namun, secara terintegrasi, dari hulu hingga ke hilir.
Untuk memastikan suplai dan stok tersebut, Nicke mengatakan Pertamina memanfaatkan teknologi digital yang dapat memberikan data dan informasi stok secara real time.
"Kami memiliki Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center untuk memonitor semua stok baik dari kilang, kemudian yang ada di kapal hingga di SPBU."
Artikel Terkait
Kolaborasi dengan Kementerian BUMN, LinkAja Luncurkan Aplikasi Pembayaran dan Komunikasi Terpadu Karyawan BUMN
Peringatan 3 Tahun Kolaborasi BUMN dan FHCI dalam Membangun AKHLAK untuk Indonesia Maju
Tak Kalah Cantik dari Bali, Garut Juga Punya Deretan Pantai-pantai yang Eksotis