"Sementara itu, untuk Jalan Tol Yogyakarta-Bawen saat ini yang diprioritaskan pembangunan konstruksinya adalah Seksi 1 JC Sleman-Simpang Susun (SS) Banyurejo sepanjang 8,8 Km dan Seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen sepanjang 6,3 Km,” lanjutnya.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga Pramitha Wulanjani menyampaikan kepada para investor potensial untuk tidak khawatir bekerja sama dengan pihaknya.
Pasalnya, Pramitha menilai jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga merupakan jalan tol layak yang secara finansial.
"Selain itu untuk menjamin pengembalian investasi, Pemerintah melalui Peraturan Presiden (PP) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Jalan Tol juga mengatur penyesuaian tarif tol secara berkala setiap dua tahun menyesuaikan inflasi regional."
"Bukan hanya itu saja, pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan pembebasan lahan atau pengadaan tanah, kini juga telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, terutama untuk Proyek Strategis Nasional (PSN),” tutup Pramitha.
Artikel Terkait
6 Pilihan Favorit Glamping di Indonesia, Staycation Seru Bersama Keluarga Atau Sahabat
Info Loker PT MUM Khusus yang Berdomisili di Cirebon, Ada Satu Posisi Saja yang Dibuka, Simak Persyaratannya
Target Turunkan Emisi dan Transisi Energi, Pertamina Jalankan 3 Agenda