Proyek ini akan mengedepankan keterlibatan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja lokal dalam pembangunannya.
Baca Juga: Hutama Karya Tingkatkan Kualitas UMK Melalui Program Pelatihan dan Pembinaan
Penandatanganan kontrak proyek ini telah dilakukan pada Selasa (15/8) lalu di Kantor Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bengkulu antara Senior Vice President Divisi Sipil Umum Hutama Karya Oktavianus Sitanggang serta Direktur Utama Gala Karya Ibnu Irawan.
Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bengkulu Noprisman, Direktur Air Minum Anang Muchlis dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Bengkulu Dendy Kurniadi, serta Executive Vice President Divisi Sipil Umum Ari Asmoko yang hadir secara online.
“Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2024 mendatang, dimana nantinya akan membantu mengalirkan air minum ke Kabupaten Bengkulu Tengah dengan kapasitas 113 L/ detik, Kabupaten Seluma 62 L/detik dan ke kota Bengkulu 225 L/detik,” ujar Tjahjo.
Lingkup pekerjaan pada proyek ini adalah pemasangan pipa High Density Polyethylene (HDPE) yang sering digunakan dalam pengerjaan pengairan air yang awet hingga 50 tahun sehingga perairan akan dipastikan aman untuk waktu yang lama.
Selain itu, Hutama Karya juga mengerjakan pemasangan pipa dengan metode Open Trench (galian terbuka) dan pekerjaan jembatan pipa sepanjang 26.840 m.
“Proses pekerjaan ini nantinya akan dilakukan dengan terus melakukan pengawasan dari sisi manajemen risiko, penerapan sistem K3 yang baik agar para pekerja lebih efektif tanpa khawatir adanya bahaya dan risiko yang ada di lapangan,” ujar Tjahjo.
Baca Juga: Perkuat Jalur Logistik ke Pelabuhan Kuala Tanjung, Hutama Karya Uji Laik Fungsi Dua Ruas JTTS
Tjahjo juga menjelaskan bahwa dalam konstruksinya, akan diterapkan metode horizontal directional drilling untuk mempermudah pemasangan jaringan pipa air bersih maupun fiber optik dan dilakukan juga pengukuran ulang dengan GPS real time kinematic (RTK).
“Hutama Karya optimis dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu dan tepat mutu karena sebelumnya Hutama Karya memiliki portofolio yang baik dalam pengerjaan proyek serupa yakni proyek SPAM Semeru di Jawa Timur dan juga proyek JDU SPAM Mebidang di Medan,” imbuh Tjahjo.
Di samping pencapaiannya dalam meraih 2 kontrak baru, selama periode 1 Januari Hingga 31 Agustus 2023, Hutama Karya juga telah merealisasikan pembayaran sebesar Rp 17,19 Triliun kepada 1.660 mitra kerja.
Pembayaran tersebut direalisasikan kepada mitra kerja di bisnis jasa konstruksi, badan usaha jalan tol, hingga kantor pusat.
Artikel Terkait
Hutama Karya Umumkan Tol Simpang Indralaya - Prabumulih akan Beroperasi Tanpa Tarif, Catat Tanggalnya!
Hutama Karya Tingkatkan Kualitas UMK Melalui Program Pelatihan dan Pembinaan
Meriahkan Hari Pelanggan Nasional, Hutama Karya Bagikan Ribuan Merchandise Bagi Pengguna Jalan Tol
Hutama Karya Imbau Pengguna Jalan Tol Indralaya - Prabumulih Terkait Penggunaan Kartu Uang Elektronik
Melalui Program HK Peduli Sosial, Hutama Karya Salurkan Bantuan Renovasi Gereja di Sumatera Utara