Kejar Target NZE 2060, Pertamina Kembangkan Teknologi Penangkapan & Penyimpanan Karbon

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 12 September 2023 | 09:00 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjadi Keynote Speaker pada acara International & Indonesia CCS FORUM 2023 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta pada Senin (11/9/2023) (DOK.PT Pertamina (Persero))
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjadi Keynote Speaker pada acara International & Indonesia CCS FORUM 2023 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta pada Senin (11/9/2023) (DOK.PT Pertamina (Persero))

Menurutnya, misi Indonesia untuk mengembangkan CCS memiliki masa depan yang menjanjikan, mengingat sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak, gas, dan batu bara, membuktikan adanya cekungan sedimen yang berpotensi cocok untuk penyimpanan CO2 di seluruh negeri.

Baca Juga: Waskita Kembali Dipercaya Pemerintah Bangun Bendungan Cibeet Senilai Rp1,5 T

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa terdapat potensi kapasitas penyimpanan hingga 400 gigaton (GT) di cekungan sedimen tersebut. Posisi geografis Indonesia juga dipandang menguntungkan transportasi CO2 lintas batas negara, sehingga mendukung pengembangan CCS Hub di kawasan Asia Pasifik.

Nicke juga mengatakan bahwa Pertamina siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait dengan pengembangan CCS/CCUS.

“Jika diperlukan, kami juga siap terlibat aktif dalam peraturan dan kebijakan mendatang untuk menciptakan ekosistem CCS/CCUS yang lebih komprehensif di Indonesia,” imbuhnya.

Baca Juga: Pentingnya Probiotik Setiap Hari Untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang hadir secara daring menyebutkan saat ini teknologi CCS/CCUS sudah diterapkan oleh negara-negara dunia, sebagai upaya menekan emisi.

Menurutnya, pengembangan CCS Hub di Tanah Air memiliki potensi besar, mengingat Indonesia kaya akan sumber daya alam. Indonesia juga memiliki potensi penyimpanan hingga 400 gigaton.

”Melalui kolaborasi dan berbagi pengetahuan, kita dapat memanfaatkan potensi penuh CCS untuk mewujudkan masa depan Asia Tenggara yang berkelanjutan,” jelas Luhut.

Baca Juga: Masyarakat Purworejo Nantikan Manfaat Bendungan Bener, Waskita Kebut Pekerjaan Proyek Hingga Akhir Tahun 2024

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman & Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan di acara International & Indonesia CCS FORUM 2023 yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta (11/9) (DOK.PT Pertamina (Persero))

Luhut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, termasuk penandatanganan MoU terkait pengembangan CCS/CCUS.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini