Selama masa konstruksi, setiap tahap pembangunan infrastruktur dikerjakan dengan tingkat ketelitian yang tinggi dan dilengkapi dengan pengawasan berlapis.
Baca Juga: Jakarta-Bandung Bisa Ditempuh 28 Menit dengan KCJB, Transportasi Umum Makin Jadi Pilihan
Hal tersehbut dilakukan untuk memastikan bahwa infrastruktur kereta api cepat memenuhi standar yang telah ditetapkan dan dapat digunakan dengan aman.
Selain itu, untuk mendukung konektivitas integrasi Kereta Api Cepat Jakarta - Bandung, KAI telah menyiapkan layanan KA Feeder dengan rute Bandung - Cimahi - Padalarang.
Layanan KA Feeder ini akan mengangkut penumpang kereta api cepat dari Stasiun Padalarang ke Stasiun Bandung atau sebaliknya dengan waktu tempuh hanya 19 menit.
Terdapat 72 perjalanan KA Feeder setiap hari, yang terdiri dari 36 perjalanan pulang pergi antara Padalarang dan Bandung, dengan jeda waktu antar kereta apinya selama 25 menit.
Didiek juga mengundang semua pihak yang terlibat, baik dari Indonesia maupun China, untuk bersama-sama menjadikan proyek ini sukses, dengan tetap menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).***
Artikel Terkait
Kolaborasi KCIC dan ITB untuk Penerapan Teknologi Kereta Api Cepat Pertama
Wamen II Minta Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Jadi Pusat Aktivitas Warga
Jelang Operasional Kereta Api Cepat, KCIC Gelar Sosialisasi ke Masyarakat
Jelang Operasional, KCIC Beri Pelatihan Tanggap Darurat Bagi Petugas Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung
Kereta Api Cepat Jadi Objek Vital Nasional, GM Corporate Secretary KCIC Ajak Masyarakat Jaga Aset Bangsa Ini