Kekeringan Melanda, Water Treatment Plant dari Peruri Jadi Sumber Bantuan Air Bersih di Lokasi Terdampak

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 21 September 2023 | 19:00 WIB
Water Treatment Plant (WTP) yang dibangun Peruri menjadi sumber bantuan air bersih di sekitar Kantor Desa Parungmulya (lokasi terdampak kemarau berkelanjutan). (DOK.Peruri)
Water Treatment Plant (WTP) yang dibangun Peruri menjadi sumber bantuan air bersih di sekitar Kantor Desa Parungmulya (lokasi terdampak kemarau berkelanjutan). (DOK.Peruri)

Kabar BUMN – Akibat kemarau berkepanjangan yang melanda sebagian besar wilayah di Pulau Jawa, beberapa desa dan kampung mengalami kekeringan.

Karena kekeringan, masyarakat pun menjadi kesulitan mengakses air bersih.

Salah satu wilayah yang mengalami kekurangan air adalah Kampung Cibenda dan Kampung Cikamuning, Desa Parungmulya, Kabupaten Karawang.

Baca Juga: Hutama Karya Mulai Garap JTTS Bayung Lencir - Tempino Seksi 3, Siap Buka Konektivitas Baru Menuju Jambi

Pemerintah Kabupaten Karawang telah menetapkan status siaga kekeringan sejak 13 Juni 2023 sampai dengan 30 Oktober 2023 melalui Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 360 Tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan Serta Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Kabupaten Karawang.

Salah satu daerah dengan status siaga adalah Desa Parungmulya yang berada di Kecamatan Ciampel dengan total warga yang terdampak sebanyak 464 KK dan 1.181 jiwa.

Peruri sebagai salah satu BUMN yang memiliki lokasi pabrik di Desa Parungmulya Karawang bergerak cepat salurkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter kepada masyarakat yang membutuhkan di kampung tersebut pada Rabu (20/9).

Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Kemudahan Perizinan Berusaha SPKLU PLN Melalui OSS yang Terintegrasi AMDALNET

Adapun sumber air bersih yang disalurkan oleh Peruri berasal dari Water Treatment Plant (WTP), yang dibangun Perusahaan pada tahun 2022 di sekitar kantor desa tersebut.

Water Treatment Plant dibangun untuk penyediaan sumber air bersih bagi warga di Desa Parungmulya dan sekitarnya guna mendukung aktivitas rumah tangga warga sehari-hari.

Sebelum dibangunnya Water Treatment Plant ini, sebagian besar warga desa Parungmulya masih menggunakan air sungai secara langsung untuk kebutuhan air sehari-hari yang belum terjamin kualitas kebersihannya.

Baca Juga: Panas Bumi, Andalan PLN untuk Backbone Sistem Kelistrikan Masa Depan

Water Treatment Plant yang dibangun Peruri memanfaatkan air yang berasal dari aliran sungai irigasi yang terdapat di depan Desa Parungmulya.

Pengiriman air bersih dari Water Treatment Plant Peruri ke Kampung Cibenda dan Kampung Cikamuning berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Karawang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini