Saat ini, PHR terus bergerak maju dengan menambahkan survei seismik baru di area Balam seluas 303 kilometer persegi. Upaya mencari potensi cadangan baru juga menjadi fokus utama PHR.
Baca Juga: Mampir ke Desa Wisata Silalahi, Pedesaan di Pesisir Danau Toba yang Cantik dan Kaya Budaya
Beberapa pencapaian penting di bidang ini meliputi pemboran sumur Sidingin North dan Pinang East pada tahun 2023.
Selain itu, PHR juga akan melakukan pemboran sumur Mibasa dengan target formasi telisa dan batuan dasar/basement di bawah lapangan Minas yang telah berproduksi selama puluhan tahun.
Tidak hanya itu, PHR juga melaksanakan peninjauan ulang terhadap sumur-sumur lama dengan konsep baru, sebagai bagian dari upaya untuk menambah cadangan baru di area Mindal Emas.
Semua upaya luar biasa tersebut tidak hanya mendukung kinerja perusahaan, tetapi juga mencapai target besar industri migas Indonesia.
"PHR berkomitmen untuk mendukung target produksi migas sebesar 1 juta barel per hari pada tahun 2030," pungkas Edwil.***
Artikel Terkait
Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor, Pertamina Promosikan 10 UKM di China ASEAN EXPO 2023
42 Tahun Pertamina PDC : Rise The Future
Bersinergi dengan TNI, Pertamina Patra Niaga Dukung Pembangunan SPBT Terpadu II di Surabaya
Indonesian GP 2023: Matangkan Persiapan, Lintasan Pertamina Mandalika International Circuit Ditutup Sementara
Dukung Studi Potensi Pasokan Gas dan Injeksi CO2 di Tangguh, BP dan Pertamina Resmi Teken MoU