Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama IHC drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS menyampaikan bahwa ini merupakan komitmen bersama untuk mengangkat standar kesehatan mata di masyarakat ke tingkat baru dalam rangka Hari Penglihatan Dunia.
Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menambahkan, CSR ini bukan hanya sekadar pemberian bantuan, namun juga sebagai penanda awal visi yang lebih luas untuk inisiatif CSR yang berdampak besar di masa depan.
Pertamina, sebagai perusahaan energi nasional kelas dunia, mengakui perlunya kerjasama yang kuat antara perusahaan dan masyarakat untuk membentuk hari esok yang lebih baik.
“Dimulai dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya kesehatan mata dan ancaman penyakit katarak, kami berharap bahwa acara ini tidak hanya akan memberikan pengobatan fisik tetapi juga mencerahkan masyarakat tentang langkah-langkah preventif untuk menjaga keberlanjutan penglihatan. Pertamina berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, membuka wawasan tentang langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk menjaga dan meningkatkan kualitas penglihatan.” ujarnya.
Baca Juga: Kolaborasi HIN dan SAGA Indonesia Gelar Konser “Pesta Rakyat” Dewa 19 di Jember
Terdapat 100 orang penerima pemeriksaan mata orang tua dan lansia, 25 pasien operasi katarak, 5 penerima santunan Retinoblastomata dan 100 anak sekolah penerima bantuan kacamata, anak-anak binaan Program CSR PT Pertamina (Persero) di wilayah Bandung.
Para penerima manfaat termasuk juga sahabat-sahabat disabilitas Sobat Istimewa Pertamina.
Inisiatif ini mencerminkan kepedulian Pertamina terhadap semua lapisan masyarakat, terutama yang paling rentan.
Program CSR yang dijalankan bersama masyarakat ini merupakan wujud dari penerapan komitmen ESG (Environment, Social, Governance).
Selain itu program ini juga ikut berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada Poin 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta poin 4 Pendidikan Berkualitas.
Kolaborasi ini melibatkan stakeholders kemitraan strategis dengan Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo sebagai tempat pelaksanaan acara, menciptakan sebuah sinergi positif pemangku kepentingan antara sektor swasta dan pemerintah.
Baca Juga: Dua Pegawai PLN Terima Anugerah Satyalancana dari Presiden RI, Apresiasi Tertinggi Atas Kinerjanya
Tentunya juga menekankan peran RS sebagai mitra sejati dalam menjembatani akses pelayanan kesehatan mata yang berkualitas.***
Artikel Terkait
Kunjungan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga ke PNM Mekaar Medan
Tomps, Platform Portal Aset KBUMN untuk Dukung Akselerasi Digitalisasi di Kementerian BUMN
Lewat Program Gotong Royong Boyong Pohon, Kementerian BUMN dan Pertamina Berupaya Tekan Polusi
Hari Batik Nasional: Kementerian BUMN Mempersembahkan Istana Berbatik
Dukung Program Gotong Royong Boyong Pohon Kementerian BUMN, PT Timah Tanam 3000 Mangrove