Dukung Perhelatan MotoGP 2023, Hutama Karya Rampungkan Proyek Paket 2 Mandalika Urban and Tourism Project

Photo Author
Atikah IW, Kabar BUMN
- Sabtu, 14 Oktober 2023 | 14:30 WIB
Hutama Karya rampungkan proyek paket 2 Mandalika Urban & Tourism Projek. (Dok. Hutama Karya)
Hutama Karya rampungkan proyek paket 2 Mandalika Urban & Tourism Projek. (Dok. Hutama Karya)

Kabar BUMN - Sebagai dukungan untuk meningkatkan sektor pariwisata pada Zona Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) telah merampungkan proyek Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) paket 2 yang berlokasi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Mengutip dari Kompas.com pada tanggal 9 Juli 2023 lalu, Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa pembangunan sirkuit Mandalika sudah selesai dilakukan, namun fasilitas sarana pendukung destinasi wisata KEK Mandalika ini terus dikembangkan.

“Kawasan ini kita kembangkan untuk sport tourism,” ujar Erick.

Baca Juga: Syarat dan Cara Ikut Undi-Undi Hepi Telkomsel Agar Bisa Menang Mitsubishi Xpander Cross

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengatakan bahwa proyek MUTIP paket 2 ini menjadi bagian dari penyelenggaraan MotoGP dimana Hutama Karya mengerjakan fasilitas penunjangnya seperti area parkir utara, podium, jalur area kru (paddock), pit pump, helipad, beautifikasi Bukit Jokowi, pagar batas sirkuit, gerbang sirkuit serta modifikasi pusat kendali balapan.

Selain itu juga membangun sejumlah infrastruktur utama lainnya seperti jalan, saluran utilitas serta penerangan yang berada di zona timur KEK Mandalika.

“Saat ini proses pekerjaan fisik sudah selesai sesuai target, dan siap digunakan untuk gelaran MotoGP yang dilaksanakan pada tanggal 13-15 Oktober 2023,” ujar Tjahjo.

Lebih lanjut Tjahjo menjelaskan bahwa kali ini Hutama Karya menerapkan beberapa teknologi dan inovasi berkelanjutan, seperti penggunaan CCTV panel surya untuk memonitor pekerjaan secara tepat waktu dan dapat diakses secara daring.

Baca Juga: Indonesian GP 2023: Kualitas Sirkuit Mandalika Tuai Pujian Pembalap dan FIM

Selain itu, pengaplikasian CDE (Common Data Environment) pada tahap persetujuan, distribusi, dan monitoring dokumen agar menghemat penggunaan kertas maupun distribusi data secara digital.

Serta penerapan Civil 3D untuk menganalisa kesesuaian desain terhadap kondisi lapangan sehingga diperoleh informasi kebutuhan sumber daya maupun metode kerja yang efektif dan efisien.

“Selama pelaksanaan, tim di lapangan mengimplementasikan sistem kerja yang berorientasi pada ESHS (Environmental, Social, Health and Safety) secara baik sehingga tidak terjadi risiko kerja maupun konflik sosial serta senantiasa menjaga kebersihan lingkungan selama dan setelah proses konstruksi,” ujar Tjahjo.

Proyek yang digarap melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., (Adhi Karya) (KSO HK-Adhi) dimana porsi Hutama Karya 55% dan Adhi 45%, telah dimulai sejak tanggal 15 Juni 2021 sampai 30 September 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp728,6 miliar.

Komitmen perusahaan bukan hanya menyelesaikan pembangunan secara tepat waktu dan tepat mutu, namun juga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Atikah IW

Tags

Artikel Terkait

Terkini