Pada Senin (2/10), Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Cepat Whoosh yang memiliki kecepatan maksimum 350 km per jam. Dengan kecepatan maksimum tersebut, Whoosh merupakan kereta api cepat pertama yang dioperasikan di Asia Tenggara.
Sambutan yang luar biasa dari masyarakat juga dirasakan untuk Kereta Cepat Whoosh.
Baca Juga: ASDP Tuntaskan Penerapan Reservasi Tiket Online di 17 Pelabuhan Per Oktober 2023
Untuk menggapai capaian-capaian tersebut, KAI tentu juga memperhatikan aset terpenting yaitu pengelolaan SDM. KAI telah dan terus meningkatkan kapabilitas dan kompetensinya melalui training, upscaling, dan rescaling agar sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan tantangan masa kini dan masa yang akan datang.
“Dengan nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang menjadi pedoman bagi BUMN-BUMN, mampu mentransformasi KAI menjadi BUMN yang mampu meningkatkan manfaat untuk mobilitas masyarakat serta diharapkan berdampak terhadap peningkatan ekonomi di kota-kota yang dilalui transportasi massal kereta api,” tutup Didiek.***
Artikel Terkait
Tingkatkan Sinergisitas, KAI dan PTBA Tanda Tangani Perjanjian Angkutan Batu Bara
Manjakan Penumpang, KAI Hadirkan Diskon Oktober Banjir Promo, OK Bro!
Diikuti 1.400 Goweser, PT Kereta Api Indonesia Sukses Gelar KAI 100K 2023 di Solo
Kereta Cepat Whoosh Beroperasi Komersial, KAI Sediakan KA Feeder
Segera Apply Hari Ini Terakhir! PT KAI Buka Rekrutmen Eksternal bagi Lulusan D3 Hingga S2, Simak Syaratnya