Sementara itu, HKA memberikan dukungan material berupa hotmix (aspal), precast, dan ready mix (Beton), dan juga Guard Rail sesuai spesifikasi teknis yang disyaratkan untuk mendapatkan hasil akhir
jalan yang kokoh, awet serta aman dilalui oleh pengendara jalan tol.
Untuk diketahui, jalan tol ini ditunjang berbagai fasilitas struktur seperti 2 simpang susun, 8 overpass, 18 jembatan, 10 box underpass, 2 box overpass, 22 box pedestrian, 1 Gerbang Tol, 1 pasang Rest Area
Tipe A, dengan kecepatan rencana mencapai 100 km/jam.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.021,5 km, termasuk dengan jalan tol dukungan konstruksi.
Baca Juga: Bendungan Ameroro Segera Rampung, Hutama Karya Targetkan Impounding di Akhir November 2023
Untuk ruas tol Konstruksi 339,5 km dan 682 km ruas tol Operasi.
Adapun ruas yang telah beroperasi secara penuh diantaranya yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (141 km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), Tol Palembang – Indralaya (22 km), Tol Medan Binjai (17 km), Tol Pekanbaru – Dumai (132 km), Tol Sigli Banda Aceh Seksi 2 – 6 (50 km) serta Tol Binjai – Langsa Seksi 1 Ruas Binjai – Stabat (12 km), Tol Bengkulu – Taba Penanjung (18 km), Tol Pekanbaru – Bangkinang (31 km), Tol Indralaya – Prabumulih (64,5 km), dan Tol Binjai – Langsa Segmen Binjai – Stabat (7,5 km).***
Artikel Terkait
Dukung Perhelatan MotoGP 2023, Hutama Karya Rampungkan Proyek Paket 2 Mandalika Urban & Tourism Project
Akan Dilengkapi Flyover di Atas Rel, Progres Konstruksi Padang-Sicincin yang Dikerjakan Hutama Karya Capai 39%
Hutama Karya Beri Pelatihan Kewirausahaan pada UMK Binaan di Rest Area 215B Ruas Tol Terpeka
4 Tahun Transformasi Digital di Hutama Karya, Percepat Konstruksi Hingga Diakui Dunia
Dukung Ketahanan Energi, Hutama Karya Garap Konstruksi Proyek Pipa Bawah Laut Lawe-Lawe Facilities RDMP V