Bendungan ini juga akan memberikan manfaat lainnya berupa suplai air irigasi yang akan didistribusikan melalui Daerah Irigasi (DI) Karangnongko Kiri (Kabupaten Blora) seluas 1.746 Ha dengan debit 2,85 meter kubik per detik dan DI Karangnongko Kanan (Kabupaten Bojonegoro) seluas 5.203 Ha dengan debit 7,90 meter kubik per detik.
Selain itu, juga diproyeksikan dapat menyuplai air di kawasan Solo Valley Werken (jaringan irigasi dan pengendali banjir sejak zaman pemerintah Hindia Belanda yang membentang dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik dan Surabaya) seluas 62.000 Ha.
Tjahjo juga menyampaikan bahwa dalam pembangunan ini Hutama Karya mengedepankan mutu yang baik serta prinsip keamanan dan keselamatan selama proses pengerjaan bendungan hingga selesai.
“Kami berharap proses pembangunan bendungan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai target dan kelak dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tutup Tjahjo
Purnomo, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.***
Artikel Terkait
Dukung Perhelatan MotoGP 2023, Hutama Karya Rampungkan Proyek Paket 2 Mandalika Urban & Tourism Project
Akan Dilengkapi Flyover di Atas Rel, Progres Konstruksi Padang-Sicincin yang Dikerjakan Hutama Karya Capai 39%
Hutama Karya Beri Pelatihan Kewirausahaan pada UMK Binaan di Rest Area 215B Ruas Tol Terpeka
4 Tahun Transformasi Digital di Hutama Karya, Percepat Konstruksi Hingga Diakui Dunia
Dukung Ketahanan Energi, Hutama Karya Garap Konstruksi Proyek Pipa Bawah Laut Lawe-Lawe Facilities RDMP V