Dukungan untuk ajang ini juga diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.
“Kalau mengacu pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) maka kegiatan ini upaya untuk membangkitkan sport tourism dan sport entertainment yang menjadi instrumen penting di dalam peningkatan ekonomi masyarakat," ungkap Dito.
"Semoga Indonesia bisa memiliki tim sendiri untuk mengikuti ajang Aquabike Jetski World Championship secara penuh. Sebab, Indonesia memiliki kontrak sebagai tuan rumah selama lima tahun ke depan atau hingga tahun 2027 yang harus dimanfaatkan untuk pengembangan potensi pembalap nasional. Jadi peluangnya sangat besar, sehingga pemerintah terus mendorong dan mengambil bagian serta kolaborasi atau kerja sama dengan berbagai sektor baik di dalam dan luar negeri. Kami yakin acara ini akan mengulang kesuksesan F1 Powerboat,” tambahnya.
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung dipercaya menjadi penyelenggara event Aquabike Jetski World Championship 2023.
Baca Juga: Mengapa Sering Terjadi Gempa di Indonesia?
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di kesempatan yang sama.
Beliau mengungkapkan bahwa kehadiran event ini tentu sangat baik untuk promosi Danau Toba sebagai salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Penyelenggaraan event berskala internasional di Danau Toba merupakan event yang berkelanjutan untuk meningkatkan trafik wisatawan.
Upaya ini penting mengingat pemerintah telah menanamkan investasi yang besar untuk pengembangan 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).
“Kami tentunya, melalui InJourney, bersama-sama dengan BUMN lain siap mendukung perhelatan ini. Pertamina melalui penyediaan BBM, Telkom dari sisi penyediaan jaringan, dan PLN dari penyediaan listrik, dan juga sponsorship tentunya akan kita dorong, sehingga event ini menjadi event kebanggan kita bersama, dan tentunya dengan series yang telah kita kerjakan bersama, MotoGP, F1Powerboat, dan Aquabike ini tentunya. Ini kelanjutan dari usaha kita untuk membangun 5 DPSP, dimana Toba menjadi salah satu DPSP utama selain Borobudur, Labuan Bajo-Flores, Mandalika dan Likupang. Tema water sport tourism menjadi tema utama kita,” jelasnya.
Baca Juga: Pertamina Buka SMEXPO 2023 Wujudkan Visi Berkelanjutan
Plh. Sesmenko Kemenko Marves, Odo R. M. Manuhutu mengatakan bahwa Kemenko Marves mendukung penuh InJourney yang saat ini menjadi penyelenggara event Aquabike Jetski World Championship 2023.
Melihat dampak ekonomi F1Powerboat terhadap output Danau Toba sebesar Rp391 miliar yang terdiri dari pre-event yang memberikan dampak sebesar Rp155 miliar dimana dampak langsung sebesar Rp129 miliar, dan dampak tidak langsung sebesar Rp107 miliar.
Perhelatan event internasional telah memberikan dampak multiplier terhadap ekonomi lokal di area amenitas termasuk akomodasi, transportasi dan UMKM, penyediaan lapangan kerja, marketing dan promosi (termasuk tiket dan media buying) dan aksesibilitas (termasuk kenaikan trafik bandara dan infrastruktur).
“Maka dari itu, tujuan utama atas terselenggaranya Aquabike Jetski World Championship adalah melanjutkan legacy & pencapaian lebih baik lagi agar tetap terjadinya konsistensi dalam upaya peningkatan perputaran ekonomi daerah dan juga ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba, Sumatera Utara,” kata Odo.
Artikel Terkait
Memasuki Bulan November, Penerima PIP Kemdikbud 2023 Bisa Dicek Secara Online di pip.kemdikbud.go.id
Berdoa untuk Kebaikan PT Timah Tbk, Direksi dan Karyawan Gelar Doa Lintas Agama
Baru! Stone Valley by HeHa, Destinasi Wisata Baru di Yogyakarta yang Punya Spot Foto Keren dengan View Pantai
Uniknya Telaga Warna Dieng, Wisata Alam Bernuansa Mistis Sekaligus Indah Ini Punya Air yang Bisa Berubah Warna
Transformasi Dorong Kinerja Terminal Peti Kemas Meningkat, Pengguna Jasa Sebut Hemat 30 Persen