Entitas ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama perseroan dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan memfasilitasi penetrasi fiber yang luas, menyediakan layanan telekomunikasi yang andal, dan mendorong peningkatan penciptaan nilai bagi pelanggan.
Hingga September 2023, Telkom telah menggunakan belanja modal perseroan mencapai Rp22,1 triliun atau 19,9% dari total pendapatan. Belanja modal ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi demi pengalaman digital pelanggan yang lebih baik.
Baca Juga: Platform OCA Milik Telkom Dongkrak Pendapatan Wajib Pajak Kendaraan di Kulon Progo hingga 40 Persen
Pada bisnis fixed broadband, belanja modal digunakan untuk pengembangan akses fiber optic, infrastruktur kabel laut dan proyek lainnya seperti menara telekomunikasi dan data center.
Sementara itu, belanja modal juga digunakan untuk peningkatan kualitas dan kapasitas jaringan 4G, pengembangan teknologi 5G serta penguatan sistem IT pada bisnis mobile.***
Artikel Terkait
Melalui Pijar Sekolah dan by.U, Telkom Akselerasi Digitalisasi Pengelolaan Sekolah di Bandung Barat
Dukung Peran Orang Tua Bekerja, Telkom Wujudkan Telkom Daycare
Dukung UMKM Go Global, Telkom Bawa UKM Binaan Ikuti China-ASEAN Expo
Anak Usaha Telkom, Metranet Sepakati Kerja Sama antara Uzone.id dengan Populix
Kolaborasi Anak Usaha Telkom, Metranet dengan Jayantara Dukung Sukseskan PPDB 2024