Sementara dalam hal sarana, KAI telah mendatangkan 36 unit lokomotif dan 981 gerbong datar dalam kurun tahun 2020 s.d 2022.
KAI masih akan mendatangkan lagi lokomotif - lokomotif dan banyak gerbong datar hingga tahun 2027 nanti untuk mengejar target yang telah ditentukan.
Di sektor angkutan batu bara, KAI terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2020, KAI mengangkut 32,6 juta ton batu bara, pada 2021 sebesar 38,3 juta ton, dan pada 2022 sebesar 45,4 juta ton. Pada 2023 hingga bulan Oktober, KAI telah mengangkut 41,9 juta ton batu bara.
“KAI berharap dengan investasi yang gencar dilakukan pada pengembangan angkutan batu bara di Sumatera Bagian Selatan dibarengi dengan penerapan good corporate governance(GCG) akan dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional,” tutup Didiek.
Artikel Terkait
Peneliti Jerman Jajaki Kerjasama Pemanfaatan Biomassa PTPN V
Fairy Garden by The Lodge, Destinasi Wisata Keluarga di Bandung, Tawarkan Sensasi Liburan di Negeri Dongeng
Kemah Anti Ribet di Alas Veenuz Trawas, Camping Ground Murah Meriah di Mojokerto yang Punya Fasilitas Lengkap
Sukses Jalankan Program TJSL, TASPEN Raih Penghargaan di Ajang Indonesia CSR Summit 2023
Tips Hemat Budget Saat Liburan ke Eropa: 10 Hal yang Harus Dilakukan untuk Mengurangi Pengeluaran