Melalui NB House yang merupakan hasil inovasi Nava Karina, Ricardo Panjaitan, dan Andra Sumarno, populasi Sycanus dapat dikembangbiakkan secara maksimal dan dilepas secara bertahap ke lokasi perkebunan sawit yang diserang hama.
Baca Juga: Mulai Hari Ini PT KAI Gelar Promo Patriotrip dengan Diskon 25% untuk 29 Kereta Api, Simak Daftarnya!
Nava Karina menambahkan bahwa ia dan rekannya melakukan penelitian NB House tersebut selama setahun lamanya sebelum dapat menyusun formula secara tepat.
Andra Sumarno menambahkan secara umum terdapat tiga fase pengembangbiakan Sycanus. Pertama adalah telur, nimfa, dan imago.
"Dan hanya pada Imago Sycanus dapat menjadi predator yang efektif. Kemudian, hasil riset kami menunjukkan bahwa dengan penangkaran musuh alami dan pelepasan serangga predator UPDKS mampu menekan dominansi populasi hama di lapangan yang bersifat ramah lingkungan.
Baca Juga: Langkah Konkrit PT Timah Tbk Melestarikan Satwa, Bentuk PPS Alobi Hingga Kelola Penangkaran Rusa
"Efisiensinya, dengan berkurangnya populasi hama maka luas serangan hama akan berkurang sehingga upaya pengendalian dan penggunaan bahan kimia dapat dikurangi," tuturnya.***
Artikel Terkait
Bibit Sawit Unggul Bersertifikat PTPN V Diapresiasi Para Petani Sawit, Rustam: Sangat Sehat, Signifikan..
Inovasi Jadi Kunci Akselerasi Transformasi PTPN V Selama 4 Tahun Terakhir
PTPN V Dukung Ajang Olahraga Terbesar di Sumatera
Hari Sumpah Pemuda dan Semangat Planters Muda Dukung Transformasi PTPN V
Peneliti Jerman Jajaki Kerjasama Pemanfaatan Biomassa PTPN V