Dengan hasil penelitian ini, BPOM menyetujui vaksin tersebut untuk digunakan secara nasional pada individu usia sembilan bulan hingga 45 tahun.
Baca Juga: Peduli Satwa Terancam Punah, Bio Farma Lepasliarkan Owa Jawa ke Cagar Alam Gunung Tilu
Bio Farma akan mengajukan dokumen untuk WHO PQ, yang jika tercapai akan menambah TCV dengan harga terjangkau ke pasar publik global yang akan tersedia untuk negara-negara berpenghasilan rendah melalui Global Alliance Vaccine Innitiative (GAVI).
Demam tifoid adalah penyakit demam yang berpotensi mengancam jiwa yang disebabkan oleh Salmonella typhi yang terutama menyerang anak-anak dan orang dewasa muda.
Menurut WHO, diperkirakan terdapat 11 hingga 20 juta kasus tifoid setiap tahunnya, sebagian besar terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Baca Juga: Komitmen Hasilkan Produk Halal: Bio Farma Raih Best Corporate Achievement on Halal Innovation
Vaksinasi telah terbukti menjadi strategi pencegahan yang efektif dalam mengendalikan demam tifoid, meskipun hanya ada dua vaksin yang telah memenuhi syarat oleh WHO saat ini.
IVI bekerja sama dengan produsen vaksin di seluruh dunia untuk menyediakan lebih banyak TCV di pasar publik.***
Artikel Terkait
Komitmen Hasilkan Produk Halal: Bio Farma Raih Best Corporate Achievement on Halal Innovation
Peduli Satwa Terancam Punah, Bio Farma Lepasliarkan Owa Jawa ke Cagar Alam Gunung Tilu
Bio Farma Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik “The Most Popular BUMN by Audience”
Gandeng IHC RS Pelabuhan Cirebon, Bio Farma Kenalkan Kit Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pemeriksaan Urine
Raih Penghargaan Tertinggi, Bio Farma Bawa Pulang Platinum di Ajang ASRRAT 2023