Dukung Peningkatan Ekonomi, Biofarma, Kimia Farma, dan Indofarma Sukseskan Bazar UMKM untuk Indonesia

Photo Author
Atikah IW, Kabar BUMN
- Sabtu, 11 November 2023 | 16:45 WIB
Kementerian BUMN melalui Biofarma, Kimia Farma dan Indofarma melanjutkan rangkaian gelaran Bazar UMKM Untuk Indonesia (Dok. Kementerian BUMN)
Kementerian BUMN melalui Biofarma, Kimia Farma dan Indofarma melanjutkan rangkaian gelaran Bazar UMKM Untuk Indonesia (Dok. Kementerian BUMN)

 

Kabar BUMN - Sebagai salah satu perwujudan komitmen dan dukungan untuk pemberdayaan UMKM daerah, Kementerian BUMN melalui Biofarma, Kimia Farma dan Indofarma melanjutkan rangkaian gelaran “Bazar UMKM Untuk Indonesia” edisi 9-12 November 2023 di gedung Sarinah Jakarta.

Ketiga BUMN Kesehatan tersebut memfasilitasi UMKM dari berbagai daerah selaras dengan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi khususnya terkait dengan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

Guna mensukseskan kegiatan tersebut, Biofarma, Kimia Farma, dan Indofarma menghadirkan 122 UMKM terdaftar di PaDi UMKM, yang merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN.

Baca Juga: Modal Satu Tiket Kereta Cepat Whoosh Bisa Masuk Gratis ke 5 Wisata di Bandung, Begini Cara Dapat Promonya

Hal ini sejalan dengan visi misi Kementerian BUMN untuk mendorong digitalisasi UMKM.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, ”PaDi UMKM ini merupakan inovasi Pak Erick Thohir untuk memfasilitasi UMKM agar dapat memasarkan produknya dalam jangkauan yang lebih luas.”

Arya juga menambahkan bahwa digitalisasi UMKM ini akan didukung dengan kualitas produk UMKM, agar para konsumen dapat melakukan pembelian berulang terhadap produk-produk lokal.

“Harapannya acara ini menjadi bentuk dukungan nyata BUMN dalam mendukung UMKM naik kelas, karena untuk UMKM naik kelas memang dibutuhkan media seperti pameran, bazaar, maupun business matching. Sehingga Bazar UMKM ini merupakan salah satu dukungan nyata kita,” ujar Loto Srinaita Ginting, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN yang hadir pada Bazar UMKM yang bertempat di Sarinah tersebut.

Baca Juga: Dukung Green Tourism, PLN Siap Hadirkan Solusi Energi Bersih di Taman Wisata Candi

Loto menambahkan bahwa upaya-upaya tersebut, khususnya Bazar UMKM yang dilaksanakan secara rutin ini dapat menjadi pembuka jalan bagi UMKM untuk memperluas pasar eksisting, sehingga UMKM mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan karya-karyanya.

“Dari sini, harapannya masyarakat semakin tahu produk-produk UMKM dan pada akhirnya terdorong untuk lebih menggunakan produk-produk UMKM,” lanjutnya.

Dalam satu sinergi kebersamaan para BUMN menghadirkan UMKM dari 4 kategori produk terdiri dari Fesyen, Kriya (Craft), Makanan dan Minuman dalam kemasan, serta kesehatan dan kecantikan.

Pada Bazar November ini terdapat 122 UMKM yang terdiri dari 39 UMKM bidang kuliner, 42 UMKM bidang fesyen, 29 UMKM bidang kriya, serta 10 UMKM yang bergerak di bidang kecantikan.

Baca Juga: Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Liburan ke Vietnam, Sebuah Tips Agar Perjalanan Lebih Menyenangkan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Atikah IW

Tags

Artikel Terkait

Terkini