"Penggunaan energi fosil di Indonesia masih dominan, artinya kita masih menghasilkan emisi yang besar. Oleh karena itu, penting untuk serius pada teknologi CCS/CCUS," ujarnya.
Saat ini, Pertamina telah berkolaborasi dengan Chevron dalam pengembangan proyek CCS Hub di Kalimantan Timur yang mengintegrasikan area penghasil emisi di Klaster Industri Balikpapan dan Bontang.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***
Artikel Terkait
Nicke Widyawati Minta Universitas Pertamina Siapkan Lulusan dengan Sustainability Skills
Pertamina Group Borong 8 Penghargaan Indonesia Digital Innovation and Achievement Awards 2023
Excellent! Pertamina Hulu Rokan Raih Penghargaan Best Digital Innovation 2023
Dorong Transformasi Digital di Lini Bisnis, Pertamina Patra Niaga Turut Meriahkan DigiExpo, Tampilkan Empat Program Transformasi Digital Miliknya
Perkuat Komitmen Transisi Energi, Pertamina Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Energi Tiongkok